Laba Garuda Metalindo (BOLT) Anjlok 56 Persen di Kuartal I-2020

- Pewarta

Minggu, 21 Juni 2020 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan dengan ruang lingkup kegiatan bergerak di bidang industri alat-alat dan komponen-komponen untuk semua jenis kendaraan bermotor. PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) mengalami penurunan laba neto menjadi Rp11,90 miliar hingga periode 31 Maret 2020 atau 56,36 dari laba neto Rp27,28 miliar tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan yang disampaikan ke BEI Jumat (19/6/2020) menyebutkan, penjualan turun 7,50 persen menjadi Rp292,35 miliar dari penjualan Rp316,05 miliar dan beban penjualan sebesar Rp241,71 miliar atau turun 4,82 persen dari Rp253,97 miliar.

Sementara laba bruto turun 18,43 persen menjadi Rp50,63 miliar dari laba bruto Rp62,08 miliar tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beban usaha naik 14,65 persen menjadi Rp22,41 miliar dari beban usaha Rp19,55 miliar dan laba usaha turun 33,65 persen menjadi Rp28,22 miliar dari laba usaha Rp42,53 miliar tahun sebelumnya. Beban lain-lain neto meningkat 218,02 persen menjadi Rp12,88 miliar dari beban lain-lain neto Rp4,05 miliar.

Laba sebelum pajak turun 60,14 persen menjadi Rp15,34 miliar dari laba sebelum pajak Rp38,48 miliar tahun sebelumnya dengan beban pajak sebesar Rp4,10 miliar turun 60,65persen dari Rp10,43 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba per saham dasar tergerus menjadi Rp5,08 per saham pada periode 3 bulan pertama 2020 dari Rp11,64 per saham pada periode yang sama tahun 2019.

Total aset perseroan mencapai Rp1,27 triliun hingga periode 31 Maret 2020 relatif sama dengan total aset yang tercatat Rp1,26 triliun hingga periode 31 Desember 2019.

Kas dan setara kas yang dimili oleh BOLT per 31 Maret 2020 sebesar Rp13,29 miliar turun 20,97 persen dari Rp16,82 miliar pada 31 Maret 2019. (emi)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru