KPU Mengakui Tambahan Anggaran Pilkada Cukup sampai Juli 2020

- Pewarta

Rabu, 17 Juni 2020 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPU Mengakui Tambahan Anggaran Pilkada Cukup sampai Juli 2020

Mediaemiten.com, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman memastikan, tambahan anggaran Pilkada 2020 tahap pertama sejumlah Rp1,024 triliun akan ditransfer pada Juni 2020.

KPU mendapatkan Rp1 triliun untuk memenuhi kebutuhan standar protokol kesehatan Covid-19, dalam pelaksanaan tahapan pilkada hingga Juli 2020.

“Anggaran KPU untuk tahap pertama disetujui untuk dicairkan kurang lebih Rp1 triliun. Untuk kebutuhan Juni-Juli itu cukup,” kata Arief dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/6/2020).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pembahasan realisasi tambahan anggaran Pilkada 2020 dilakukan Kementerian Keuangan dan sekretariat jenderal masing-masing penyelenggara pemilu yakni KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada Senin kemarin.

Berdasarkan informasi, disetujui tambahan anggaran ditransfer ke KPU kurang lebih Rp1 triliun, sisanya sekitar Rp24 miliar dibagi dan ditransfer ke Bawaslu maupun DKPP.

Arief menuturkan pelaksanaan tahapan pilkada  sudah dimulai kembali pada Senin kemarin berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan Pilkada 2020.

Menurut Arief, anggaran sebesar Rp1 triliun hanya cukup sampai pelaksanaan tahapan pilkada Juni-Juli yang membutuhkan protokol kesehatan seperti alat pelindung diri (APD) di 270 daerah. 

Sedangkan, tahapan berikutnya membutuhkan tambahan anggaran yang akan dipenuhi pada pencairan tahap kedua.

Arief menuturkan, selain pembahasan pencairan anggaran tahap pertama, realisasi tahap kedua juga dibahas kemarin. KPU mengajukan permohonan tambahan anggaran pilkada sejumlah Rp4,7 triliun yang dicairkan ke dalam tiga tahap.

KPU mengusulkan pencairan tahap kedua lebih dari Rp3,286 triliun pada Agustus. Menurut Arief, Selasa (16/6/2020) ini akan digelar sinkronisasi dengan data kesiapan dukungan penambahan anggaran dari daerah. (inf)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru