Kookmin Bank Ajak STIC Eugene Serap Right Issue BBKP

- Pewarta

Minggu, 4 Juni 2023 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kookmin Bank Ajak STIC Eugene Serap Right Issue  BBKP

Foto ilustrasi: PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP)/IST.

MEDIA EMITEN – Kookmin Bank Co Ltd mengajak STIC Eugene Star Holding inc untuk menyerap 31.9 miliar Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue PT Bank KB Bukopin Tbk  (BBKP) dengan harga pelaksanaan Rp100 per saham.

Mengutip keterangan resmi BBKP, akhir pekan, investor baru itu menyuntikan dana segar kepada BBKP Rp3,19 triliun dan berhak atas 16,98 porsi kepemilikan saham.

Sedangkan Kookmin Bank selaku pembeli siaga right issue tersebut menebus 80,2 miliar HMETD, dengan menambah modal Rp8,02 triliun kepada BBKP.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat pengalihan sebagian HMETD milliknya kepada STIC Eugene Star, porsi kepemilikan Kookmin Bank pada BBKP menyusut menjadi 66,88% dari sebelumnya 67%. Adapun porsi kepemilikan investor publik turun jadi 16,14% dari sebelum pelaksanaan right issue sebesar 33%.

Presiden Direktur BBKP, Woo Yeul Lee menjelaskan, tambahan modal dari hasil rights issue tersebut akan digunakan untuk mendorong pertumbuhan dan meningkatkan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Secara spesifik, mayoritas dana hasil rights issue tersebut akan digunakan untuk kegiatan ekspansi kredit, dimana mayoritas kredit akan disalurkan kepada korporasi,” kata dia.

Ia merinci, penyaluraan mayoritas kredit ke korporasi tersebut merupakan bagian dari strategi itu dengan tujuan untuk mempergencar ekspansi kredit sekaligus meningkatkan kualitas aset. Dengan strategi ini, BBKP akan memfokuskan ke wholesale atau corporate banking terlebih dahulu, baru kemudian menggencarkan retail banking.

Bank KB Bukopin menargetkan peningkatan pendapatan bunga sekaligus rasio kredit bermasalah (NPL Gross) yang lebih baik yaitu mendekati 1 persen dari kredit baru yang disalurkan,” jelasnya

Pada kuartal I 2023, BBKP mencaatkan rugi bersih Rp 213,6 miliar. Akibatnya, defisit BBKP menyentuh Rp 8,886 triliun, atau bengkak 2,45% dibanding akhir tahun 2022.

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Konvensi Manufaktur Dunia 2026 Resmi Dibuka di Hefei, Anhui

Pers Rilis

Konvensi Manufaktur Dunia 2026 Resmi Dibuka di Hefei, Anhui

Senin, 21 Sep 2026 - 09:11 WIB