Kimia Farma Bagikan Dividen 2018 Rp83,2 Miliar

- Pewarta

Rabu, 8 Mei 2019 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Kimia Farma (Persero) Tbk membagikan dividen sebesar Rp83,2 miliar kepada pemegang saham atau 20 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk perseroan pada tahun buku 2018 sebesar Rp415,89 miliar.

Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir dalam jumpa pers seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (7/5/2019), mengakui ada penurunan besaran dividen yang tahun ini dibagikan perseroan.

“Dibandingkan dengan tahun lalu memang ada penurunan, tahun lalu 30 persen, sekarang 20 persen dari laba karena ekspansi,” katanya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Honesti menjelaskan perseroan melakukan ekspansi regional ke Timur Tengah pada 2018 sehingga membutuhkan investasi yang cukup intens.

“Oleh karena itu kami meminta kepada pemegang saham bahwa dividen yang akan kami bagikan 20 persen ini tujuannya adalah memperkuat fundamental permodalan kami sendiri,” katanya.

Pada 2018, emiten berkode saham KAEF itu berhasil membukukan total aset sebesar Rp9,46 triliun, meningkat 55,2 persen dari 2017 sebesar Rp6,10 triliun.

Di tengah ekspansi, akselerasi, dan transformasi bisnis yang gencar dijalankan, perseroan berhasil membukukan laba bersih Rp401,79 miliar atau meningkat 21,13 persen dari 2017 yang sebesar Rp331,7 miliar.

Pencapaian laba bersih itu didukung oleh pencapaian pendapatan usaha sebesar Rp7,45 triliun atau meningkat 21,65 persen dari 2017 yang sebesar Rp6,12 triliun.

Dalam agenda RUPST tersebut juga diputuskan perubahan susunan pengurus perseroan, di mana perseroan memberhentikan dengan hormat Muhammad Umar Fauzi, Pujianto dan Arief Pramuhanto.

Perseroan kemudian mengangkat dengan hormat Subandi menjadi Komisaris; Andi Prazos menjadi Direktur Pengembangan Bisnis; dan Dharma Syahputra menjadi Direktur Umum & Human Capital.

Dengan demikian, susunan dan jabatan Dewan Komisaris dan Direksi Kimia Farma menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Untung Suseno Sutarjo
Komisaris : Chrisma Aryani Albandjar
Komisaris: Subandi
Komisaris Independen: Wahono Sumaryono
Komisaris Independen: Nurrachman

Direksi
Direktur Utama: Honesti Basyir
Direktur Keuangan: I.G.N. Suharta Wijaya
Direktur Pengembangan Bisnis: Andi Prazos
Direktur Produksi dan Supply Chain: Verdi Budidarmo
Direktur Umum dan Human Capital: Dharma Syahputra. (aij)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB