Kimia Farma Akan Gelar Right Issue

- Pewarta

Rabu, 11 Mei 2022 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi:  PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF)/IST

Foto ilustrasi: PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF)/IST

MEDIA EMITEN – PT Kimia Farma (Persero) Tbk akan menggelar right issue atau penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) pada triwulan II-2022.

“Mudah-mudahan dari target kami rencana aksi korporasi itu bisa dilaksanakan di triwulan II 2022,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Kimia Farma Lina Sari saat jumpa pers di Jakarta, Rabu, 11 Mei 2022.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPST) pada Agustus 2021 lalu menyetujui perseroan untuk menerbitkan saham baru dalam rangka peningkatan modal dengan HMETD. Adapun jumlah saham yang ditawarkan emiten berkode saham KAEF itu sebanyak–banyaknya 2,78 miliar saham dengan nilai nominal sebesar Rp100 per lembar saham melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas (PUT) I sebagaimana diatur dalam POJK 32/2015.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KAEF saat ini sedang menjajaki calon investor baru yang tentunya sudah diseleksi oleh financial advisor kami,” ujar Lina. Ia meyakini aksi rights issue yang dilakukan perseroan akan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan ke depan.

“Tujuan kami melakukan rights issue ini adalah sebagian dananya untuk pengembangan bisnis ke depan dan juga untuk menurunkan leverage kami, me-refinancing pinjaman jangka panjang kami,” katanya.

Sepanjang 2021 lalu, perseroan membukukan laba bersih Rp 302,27 miliar, melonjak signifikan dibandingkan laba bersih 2020 yang tercatat Rp 17,63 miliar.

Dalam RUPST juga disetujui pembagian dividen untuk Tahun Buku 2021 sebesar Rp 90,68 miliar atau 30% dari laba.

Ia menjelaskan, capaian laba perseroan ditopang penjualan perseroan yang mencapai Rp 12,86 triliun, tumbuh 28,5% dibandingkan tahun sebelumnya yang Rp 10,01 triliun. Total aset perseroan hingga akhir tahun lalu mencapai Rp 17,76 triliun, meningkat 1,12% dibandingkan akhir 2020 sebesar Rp 17,57 triliun.

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB