Ketegangan Perdagangan Naik, Saham China Ditutup Terendah 11 Minggu

- Pewarta

Jumat, 10 Mei 2019 - 01:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Shanghai – Indeks-indeks saham utama China jatuh pada penutupan perdagangan Kamis (9/5/2019) dan ditutup pada posisi terendah 11-minggu, karena ketegangan perdagangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump berjanji tidak akan mundur dalam memberlakukan tarif baru pada barang-barang impor dari China.

Indeks saham-saham unggulan atau blue chips CSI300 turun 1,9 persen menjadi berakhir di 3.599,70 poin, sedangkan Indeks Komposit Shanghai merosot 1,5 persen menjadi ditutup di 2.850,95 poin. Kedua indeks berakhir pada level penutupan terendah sejak 22 Februari 2019, sebut Reuters.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Rabu (8/5/2019) bahwa China “melanggar kesepakatan” yang telah dicapai dalam pembicaraan perdagangan dengan Amerika Serikat, dan berjanji untuk tidak mundur pada pemberlakuan tarif baru terhadap barang-banrang impor China kecuali Beijing “berhenti menipu pekerja kami.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kantor Perwakilan Dagang AS mengumumkan bahwa tarif atas barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS akan meningkat menjadi 25 persen dari 10 persen pada Jumat (10/5/2019) pukul 24.01 (04.01) GMT, tepat di tengah pertemuan dua hari antara Wakil Perdana Menteri China Liu He dan pejabat perdagangan utama Trump di Washington.

Beijing telah mengumumkan akan membalas jika tarif naik.

“Pergeseran mendadak ini menyoroti ancaman berkelanjutan yang ditimbulkan oleh proteksionisme AS terhadap ekonomi global, kendati ada ketenangan dalam tindakan agresif baru-baru ini dari Trump,” kata Nomura dalam sebuah catatan.

Dengan semua mata pada kemajuan pembicaraan perdagangan, sentimen pasar tampaknya tidak terbantu oleh data yang menunjukkan inflasi gerbang pabrik negara itu mencapai tertinggi empat bulan.

Sektor-sektor jatuh di seluruh papan perdagangan. Perusahaan konsumen dan layanan kesehatan memimpin penurunan, karena investor asing terus mundur melalui Stock Connect yang menghubungkan daratan dan Hong Kong.

Pembelian asing atas saham-saham China telah melambat secara signifikan sejak Maret dan berubah negatif pada April dan Mei, karena investor khawatir bahwa Beijing berubah lebih berhati-hati tentang stimulus lebih lanjut di tengah tanda-tanda bahwa ekonomi mulai stabil.

Sementara itu, Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir 1,39 persen lebih rendah menjadi 8.877,31 poin. Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, kehilangan 0,84 persen menjadi ditutup pada 1.469,48 poin. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB