Jelang Libur Panjang Idul Adha, IHSG Nyaris Flat

- Pewarta

Selasa, 27 Juni 2023 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fot ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

Fot ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup nyaris flat, melemah 2,79 poin atau 0,04% ke level 6661,879 pada akhir perdagangan Selasa 27 Juni 2023.

Jelang libur panjang Indul Adha, pasar relatif sepi dengan nilai transaksi jauh dari rata-rata normal, yakni hanya sebesar Rp 8,08 triliun. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 994.405 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,52 miliar lembar.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,39 poin atau 0,36% ke posisi 946,11.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari mancanegara, bursa regional Asia menguat seiring pelaku pasar yang merespons pemerintah China akan meluncurkan stimulus baru, seiring adanya pertemuan partai berkuasa di China yaitu Partai Komunis pada Juli 2023. 

Dari dalam negeri, menjelang libur cuti bersama Idul Adha mendorong pelaku pasar menahan diri masuk ke pasar saham. Di sisi lain, pasar juga merespons laporan dari IMF.

Dalam laporannya, IMF mengungkapkan pemulihan ekonomi Indonesia berjalan dengan baik sejalan dengan kinerja makro ekonomi, yang mana IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami moderasi di kisaran 5% pada 2023.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat yaitu dipimpin sektor keuangan sebesar 1,14%, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing meningkat 0,56% dan 0,56%.

Sedangkan, lima sektor terkoreksi yaitu sektor energi turun paling dalam minus 1,55%, diikuti sektor teknologi dan sektor industri yang masing- masing minus 0,71% dan 0,3%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu AYLS, ERTX, HOMI, RELF dan FILM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PTBA, IRSX, NAYZ, WIFI dan PADA.

Bursa saham regional Asia bervariasi antara lain indeks Nikkei melemah 160,50 poin atau 0,49% ke 32.538,30, indeks Hang Seng menguat 354,00 poin atau 1,88% ke 19.148,13, indeks Shang Hai menguat 38,82 poin atau 1,23% ke 3.189,44, dan indeks Strait Times menguat 15,67 poin atau 0,49% ke 3.205,35.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru