Jelang FOMC, IHSG Koreksi 0,48%

- Pewarta

Selasa, 31 Januari 2023 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Layar monitor pergerakan saham di BUrsa Efek Indonesia/Dok.

Foto ilustrasi: Layar monitor pergerakan saham di BUrsa Efek Indonesia/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi 33,14 poin atau 0,48% ke posisi 6.839,3 pada penutuan perdagangan Selasa 31 Januari 2023. Investor cenderung wait and see menjelang pertemuan Bank Sentral AS (FOMC) pekan ini.

Saham unggulan yang tergabung dalam kelompok 45 saham atau indeks LQ45 turun 8,94 poin atau 0,95% ke posisi 936,4.

Sementara itu, investor asing hari ini melakukan aksi jual dengan mencatatkan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 671,82 miliar di semua asar dan Rp 729,44 miliar di pasar reguler.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank sentral Amerika Serikat (AS) akan memulai pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC) pada Kamis (2/1) dini hari. Dalam pertemuan tersebut, konsensus memperkirakan The Fed akan menaikkan Fed Fund Rate sebesar 25 basis poin.

Pasar juga bersiap menantikan rilis inflasi domestik Januari 2023 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rabu (1/1) besok, yang diperkirakan akan melambat ke level 5,4% year on year (yoy) dari sebelumnya 5,5% yoy pada Desember 2022.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat di mana sektor energi paling tinggi yaitu 0,79%, diikuti sektor teknologi dan sektor properti naik masing-masing 0,36% dan 0,27%.
Sedangkan lima sektor terkoreksi di mana sektor kesehatan turun paling dalam yaitu minus 1,07%, diikuti barang konsumen primer dan sektor transportasi & logistik masing-masing minus 0,80% dan minus 0,79%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BIPI, SMDM, WINE, BESS, dan BEER. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BMBL, BSBK, PBRX, LAJU, dan PICO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.245.934 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,74 miliar lembar saham senilai Rp12,19 triliun. Sebanyak 232 saham naik, 287 saham menurun, dan 193 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei turun 106,30 poin atau 0,39% ke 27.327,1, indeks Hang Seng turun 227,40 poin atau 1,03% ke 21.842,3, indeks Shanghai melemah 13,65 poin atau 0,42% ke 3.255,6, dan indeks Strait Times terkoreksi 13,39 poin atau 0,4% ke 3.364,9.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru