MEDIA EMITEN – Pasar modal di daerah menunjukkan perkembangan yang siginfikan, Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat pertumbuhan investor saham pasar modal di NTT meningkat drastis mencapai 8.634 investor per Februari 2021.
”Dalam dua bulan, Januari-Februari 2021 hampir setengah target kami untuk investor saham di NTT tercapai,” kata Kepala Kantor Perwakilan BEI NTT, Adevi Sabath Sofani di Kupang, seperti dikutip mediaemiten.com dari Antara.
Pada Desember 2020 jumlah investor saham di NTT tercatat sebanyak 7.391 investor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun kemudian, terjadi pertumbuhan yang signifikan pada Januari 2021 menjadi 8.040 investor dan meningkat lagi pada Februari menjadi 8.634 investor.
Meskipun pertumbuhan investor saham di NTT cukup drastis, menurut Sofani, BEI NTT masih memiliki pekerjaan rumah yang banyak terutama berkaitan dengan edukasi tentang saham kepada masyarakat di provinsi berbasiskan kepulauan ini.
“Setidaknya 50% dari inklusi yang ada itu kita dapatkan dari sekolah pasar modal dan edukasi, tetapi 50% lainnya ini yang kita jaga sekali,” ucapnya.
Menurutnya, investor yang berinvestasi di pasar saham perlu mendapat edukasi yang memadai karena di era digitalisasi banyak informasi yang sulit disaring antara yang benar atau salah.
Baca Juga:
Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%
SK Innovation E&S Memimpin Inovasi dalam Ekosistem Startup untuk Pemuda di Indonesia
Untuk itu, BEI menghadirkan kegiatan sekolah pasar modal dan edukasi belajar saham bersama masing-masing sebanyak dua kali pertemuan dalam sebulan.
”Kami terus berupaya agar masyarakat NTT teredukasi dengan baik soal investasi saham atau pasar modal,” ujar Sofani. (wan)







