Ini Faktor Penyebab Rupiah Menguat Tipis Awal Pekan

- Pewarta

Senin, 29 Oktober 2018 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi ini menguat tipis sebesar empat poin menjadi Rp15.204 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.208 per dolar AS.

“Pergerakan nilai tukar rupiah relatif stabil terhadap dolar AS seiring sentimen dari dalam negeri yang relatif positif,” kata Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Senin (29/10/2018).

Ia mengemukakan beberapa sentimen positif bagi fluktuasi rupiah, diantaranya realisasi investasi di sektor energi terbarukan yang telah mencapai 804 juta dolar AS, perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini di atas lima persen, serta penurunan defisit transaksi berjalan, hingga adanya penjajakan kerja sama investasi dan ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan data produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat pada kuartal ketiga yang melambat dibandingkan periode sebelumnya turut mempengaruhi fluktuasi dolar AS di pasar global.

Ia mengemukakan data pertumbuhan ekonomi AS pada triwulan ketiga sebesar 3,5 persen, sementara triwulan kedua sebesar 4,2 persen pada tahun ini.

“Dolar AS mengalami pelemahan terhadap beberapa mata uang dunia setelah rilis data PDB-nya yang belum cukup direspon positif,” katanya.

Pengamat pasar uang dari Bank Woori Saudara Indonesia, Rully Nova mengatakan sentimen defisit transaksi berjalan masih menjadi salah satu faktor yang menahan apresiasi rupiah.

“Secara umum, sentimen ekonomi nasional cukup solid. Namun, pelaku pasar memandang negatif data defisit transaksi berjalan,” katanya. (zub)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru