Inflasi Tahunan Maret Capai 4,97%

- Pewarta

Senin, 3 April 2023 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inflasi Tahunan Maret Capai 4,97%

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Senin 3 April 2023/IST.

MEDIA EMITEN – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) Maret 2023 mencapai 4,97%. Penyumbang terbesar inflasi tahunan Maret 2023 antara lain, bensin, beras dan rokok kretek filter.

“Bensin punya andil 1,09% terhadap inflasi Maret, beras 0,35%, dan rokok kretek filter 0,21%,” ungkap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers Indeks Harga Konsumen (IHK) Maret 2023 di Jakarta, Senin 3 April 2023.

Ia menjelaskan, terdapat peningkatan indeks harga konsumen (IHK) dari 108,95 pada Maret 2022 menjadi 114,36.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara berdasarkan kelompok pengeluarannya, inflasi tahunan terbesar terjadi pada kelompok transportasi yang mengalami inflasi sebesar 13,72% (yoy) dan memberikan andil inflasi sebesar 1,64%.

Jika dilihat dari tren, inflasi tahunan pada Maret 2023 menurun dari level 5,28%(yoy) pada Januari 2023 dan 5,47% (yoy) pada Februari 2023.

Berdasarkan wilayah, ia menyebutkan secara umum dari 90 kota IHK, seluruh kota mengalami inflasi secara tahunan dan terdapat 26 kota mengalami inflasi tahunan yang lebih rendah dari inflasi nasional, serta 60 kota mengalami inflasi tahunan yang lebih tinggi dari inflasi nasional.

Inflasi tahunan Maret 2023 tertinggi terjadi di Kota Tual, Maluku sebesar 7,49% (yoy), dengan komoditas penyumbang inflasi di antaranya adalah tarif angkutan udara, bensin, ikan segar, serta nasi dengan lauk. Sementara kota dengan tingkat inflasi tahunan terendah pada bulan lalu yaitu Merauke, Papua sebesar 3,17% (yoy).

Dari segi komponen, kata Pudji, inflasi tahunan Maret 2023 disumbang komponen harga diatur pemerintah (administered price) yang mengalami inflasi 11,56% (yoy), meski lebih rendah dibandingkan Februari 2023 yang sebesar 12,24%(yoy). Komponen ini memberikan andil terbesar, yakni 2,05%.

“Tekanan inflasi komponen harga diatur pemerintah secara tahunan masih tinggi, namun menunjukkan tren penurunan sejak Januari 2023,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan komoditas yang dominan memberikan andil inflasi harga diatur pemerintah selama setahun terakhir yakni bensin, rokok kretek filter, tarif angkutan udara, bahan bakar rumah tangga, dan tarif angkutan dalam kota.

Selain itu, komponen inti (core inflation) mengalami inflasi tahunan sebesar 2,94% (yoy) atau lebih rendah dibanding Februari 2023 yang sebesar 3,09%(yoy), sehingga memberikan andil sebesar 1,92% terhadap inflasi. Tekanan inflasi komponen inti secara tahunan terus mengalami penurunan selama tahun ini.

Sedangkan komponen harga bergejolak mengalami inflasi sebesar 5,83% (yoy), lebih rendah dibandingkan Februari 2023 yang sebesar 7,62% (yoy). Komponen ini memberikan andil sebesar 1 persen terhadap inflasi.

Tekanan inflasi tahunan komponen harga bergejolak (volatile food) juga terlihat lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Adapun komoditas yang dominan memberi andil inflasi harga bergejolak selama setahun terakhir yaitu beras, telur ayam ras, tahu mentah, dan bawang merah.

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
PROPAMI dan BEI Bahas Penguatan Kualitas Perusahaan yang Masuk Bursa
Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas
Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma
Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri
Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI
Reformasi Pajak Penghasilan 2025: Apa yang Perlu HR dan Karyawan Ketahui?

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:55 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:27 WIB

PROPAMI dan BEI Bahas Penguatan Kualitas Perusahaan yang Masuk Bursa

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:13 WIB

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas

Senin, 18 Mei 2026 - 06:18 WIB

Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma

Kamis, 20 November 2025 - 16:00 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Berita Terbaru