INDF Catatkan Laba Rp 2,36 Triliun

- Pewarta

Rabu, 1 Juni 2022 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)/DOk

Foto ilustrasi: PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)/DOk





MEDIA EMITEN – PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan laba pada triwulan I-2022 sebesar Rp 2,36 triliun naik 36% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,73 triliun dengan margin laba bersih meningkat menjadi 8,6% dari 7%.

Kenaikan laba tersebut ditopang kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 12% menjadi Rp 27,45 triliun dari Rp 24,55 triliun di periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu laba usaha naik 6% menjadi Rp 5,20 triliun dari Rp 4,91 triliun.Direktur Utama INDF, Anthoni Salim menjelaskan,  Indofood berhasil mencatatkan kinerja yang positif di kuartal pertama tahun 2022 ini.

“Ke depannya,  akan melanjutkan upaya mempertahankan kinerja di pasar dalam negeri maupun di luar negeri dengan menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan profitabilitas, meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional, serta tetap waspada terhadap perkembangan situasi,” katanya Selasa 31 Mei 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, anak usaha Indofood, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) pada tiga bulan pertama tahun ini mengantongi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp1,94 triliun, naik 12% dari Rp1,74 triliun pada kuartal pertama tahun lalu.

Produsen Indomie tersebut mencatatkan perolehan laba usaha turun 7% menjadi Rp 3,53 triliun dari Rp 3,82 triliun karena kenaikan harga berbagai komoditas.

ICBP masih membukukan marjin laba usaha sebesar 20,6% dibandingkan dengan 25,3% di kuartal pertama tahun 2021.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB