MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 29,76 poin atau 0,43% ke posisi 6.915,72 pada akhir perdagangan Jumat, 28 April 2023. Aksi ambil untung oleh investor menekan IHSG.
Kelompok saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,33 poin atau 0,35% ke posisi 961,75. Sementara itu, investor asing masih melanjutkan aksi beli dengan mencatatkan beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp 621,0 miliar di seluruh pasar.
Katalis positif datang dari sikap para pelaku pasar yang optimistis terhadap rilis laporan keuangan periode kuartal I-2023 dari emiten-emiten, serta sejumlah laporan ekonomi dari kawasan Asia, dengan produksi industri dan aktivitas penjualan ritel yang lebih baik, sehingga mengimbangi kekhawatiran terhadap ekonomi AS.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Investor menunggu pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) untuk menentukan kebijakan suku bunga acuan The Fed pada awal Mei pekan depan.
Bank sentral AS diperkirakan masih akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin dalam pertemuan tersebut.
Selain itu, pada pekan depan juga terdapat laporan inflasi dalam negeri oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yang diperkirakan akan berada di bawah 5% yoy di tengah kenaikan harga pangan dan barang lainnya pada momentum Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriah.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat di mana sektor kesehatan paling tinggi yaitu 1,17%, diikuti sektor teknologi dan sektor transportasi & logistik naik masing-masing 1,17% dan 1,05%.
Baca Juga:
Wafra Raih Kemenangan Tiga Kategori di Global Islamic Finance Innovation Awards 2026
Sinergi Unggulan: Dreame Gandeng Cristiano Ronaldo sebagai Global Ambassador
Sedangkan, empat sektor terkoreksi dipimpin oleh sektor industri yang turun paling dalam yaitu minus 1,59%, diikuti oleh sektor energi dan sektor infrastruktur yang masing- masing turun minus 0,28% dan 0,23%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NELY, AWAN, COAL, MDLN dan HAIS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MENN, UNTR, GULA, SAGE, dan KJEN.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.211.908 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,78 miliar lembar saham senilai Rp12,60 triliun. Sebanyak 255 saham naik, 280 saham menurun, dan 196 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 398,70 poin atau 1,4% ke 28.856,40, indeks Hang Seng menguat 54,29 poin atau 0,27% ke 19.894,57, indeks Shanghai menguat 37,39 poin atau 1,14% ke 3.323,27, dan indeks Strait Times melemah 11,05 poin atau 0,34% ke 3.270,98.
Baca Juga:







