MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi tipis 5,69 poin atau 0,08% ke level 6.951,12 pada perdagangan Jumat 29 Juli 2022. Pergerakan saham diwarnai aksi profit taking atau ambil untung oleh investor.
Yang menarik, pada perdagangan akhir pekan asing mencatatkan beli bersih (net foreign buy ) Rp 619,5 miliar di seluruh pasar sebesar. Sedang di pasar reguler tercatat aksi beli asing Rp 529,61 miliar.
Sentimen positif dari dalam negeri, antara lain musim rilis kinerja semester I-2022 perusahaan yang rata-rata mencatatkan angka positif, sehingga masih ada ruang IHSG untuk menguat pada pekan depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, terdapat tujuh sektor terkoreksi, antara lain sektor kesehatan turun paling dalam yaitu minus 2,66%, diikuti sektor industri dasar yang menurun 1,18% dan sektor barang konsumer primer negatif 0,79%.
Sedangkan, sektor yang menguat yakni sektor industri 3,9%, sektor energi 1,02%, sektor barang konsumer non primer 0,6%, dan sektor keuangan 0,05%.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.355.234 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,09 miliar lembar saham senilai Rp17,18 triliun. Sebanyak 215 saham naik, 282 saham menurun, dan 193 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini mayoritas melemah, antara lain indeks Nikkei turun 13,84 poin atau 0,05% ke 27.801,64, indeks Hang Seng terkoreksi 466,17 poin atau 2,26% ke 20.156,51, dan indeks Straits Times minus 9,09 poin atau 0,28% ke 3.211,56.







