IHSG Menguat 0,09%, Asing Net Buy Rp 816,31 Miliar

- Pewarta

Rabu, 9 Agustus 2023 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 6,30 poin atau 0,09% ke level 6.875,11 pada akhir perdagangan Rabu 9 Agustus 2023.

Sementara itu, asing melakukan pembelian saham-saham unggulan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 sehingga naik 3,43 poin atau 0,36% ke posisi 965,30.

Berdasarkan data RTI, beli bersih investor asing (net foreign buy) tercatat Rp 816,31 miliar di seluruh pasar, sedangkan di pasar reguler net foreign buy tercatat Rp 798,8 miliar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari mancanegara, pasar Amerika Serikat (AS) mengalami guncangan, Moodys baru-baru ini memangkas peringkat 10 bank kecil dan menengah di AS, diantaranya Prosperity Bank, M&T Bank, Pinnacle Financial Partners, dan BOK financial corp.

Terdapat pula enam raksasa perbankan AS yang masuk dalam pantauan seperti Bank of New York Mellon, State Street, Truist Financial, dan US Bancorp. Moodys juga mengubah outlook 11 bank menjadi negatif seperti Capital One, Citizens Financial, dan Fith Third Bancorp.

Hal tersebut tidak terlepas dari laporan keuangan kuartal II-2023 beberapa bank di AS yang menunjukkan tekanan profitabilitas, sehingga akan mengurangi kemampuan mereka untuk menghasilkan modal internal.

Dibuka menguat, IHSG berhasil bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat yaitu dipimpin sektor barang konsumen primer sebesar 0,58%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor barang konsumen non primer yang masing- masing naik 0,42% dan 0,31%.

Sedangkan, delapan sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus 2,19%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor properti yang masing- masing turun 1,54% dan 1,16%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CYBR, MUTU, OASA, BCIC dan VKTR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni FOLK, CRSN, GOTO, RELF dan RAAM.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.313.971 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,94 miliar lembar saham senilai Rp9,23 triliun. Sebanyak 219 saham naik, 304 saham menurun, dan 221 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 61,80 poin atau 0,19% ke 32.315,50, indeks Hang Seng menguat 61,85 poin atau 0,32% ke 19.246,02. Sementara itu, indeks Shanghai (China) dan indeks Strait Times (Singapura) libur memperingati hari libur nasional masing- masing negara tersebut.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru