IHSG Melesat Saat Bursa Asia Melemah

- Pewarta

Selasa, 24 Mei 2022 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Melesat Saat Bursa Asia Melemah

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat 1,07% ke posisi 6.914,14 pada penutupan perdagangan Selasa 24 Mei 2022, saat bursa saham kawasan Asia mayoritas melemah.

Pasar merespons kebijakan Bank Indonesia yang tetap mempertahankan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 3,5% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 23-24 Mei 2022. Bank sentral juga tetap mempertahankan suku bunga lainnya, yakni deposit facility di level 2,75% dan suku bunga lending facility di level 4,25%.

Sementara itu, vursa saham regional Asia pada Selasa mayoritas terkoreksi, antara lain indeks Nikkei melemah 253,38 poin atau 0,94% ke 26.748,14, indeks Hang Seng turun 357,96 poin atau 1,75% ke 20.112,1, dan indeks Straits Times terkoreksi 18,61 poin atau 0,58% ke leve l3.195,04.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat yang mana sektor transportasi dan logistik naik paling tinggi yaitu 6,42%, diikuti sektor energi dan sektor barang baku masing-masing 2,23% dan 1,87%.

Sedangkan, dua sektor terkoreksi yaitu sektor aneka teknologi dan sektor barang konsumen primer masing-masing sebesar minus 1,15% dan minus 0,03%.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp 57,51 miliar. Sedangkan, di pasar reguler tercatat aksi beli asing (net foreign buy) sebesar Rp 89,85 miliar.

Net buy melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 206,16 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 167,31 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 74,27 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 48,14 miliar, dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) Rp 27,28 miliar.

Pelaku pasar juga menanti pidato Gubernur The Fed Jerome Powell dan Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagard sehubungan sikap kebijakan moneter yang akan ambil.

Sepanjang perdagangan saham Selasa ini, saham yang mengalami penguatan terbesar di antaranya WINR, AKSI, RMKE, ADES, dan APII. Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar di antaranya DSSA, POLL, SGER, IPPE, dan CSMI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.407.100 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,44 miliar lembar saham senilai Rp16,46 triliun. Sebanyak 272 saham naik, 261 saham menurun, dan 162 tidak bergerak nilainya.

Berita Terkait

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Berita Terbaru