MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup terkoreksi tipis 3,36 poin atau 0,05% ke level 6.719,01 pada akhir perdagangan Selasa 13 Juni 2023.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,14 poin atau 0,01%ke posisi 952,58.
Pasar menantikan laporan inflasi Amerika Serikat (AS) dan pertemuan The Federal Reserve (The Fed) untuk menentukan suku bunga acuannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, pelaku pasar merespons positif terkait kebijakan bank sentral China, yang secara tidak terduga memangkas suku bunga kebijakan jangka pendek yang bertujuan untuk membantu pemulihan ekonomi, yaitu 7- Day Reverse Repurchase Rate sebesar 10 basis poin menjadi 1,9%, dari sebelumnya 2%.
Keputusan tersebut sebagai upaya bank sentral China untuk memulihkan ekonomi mereka, karena menghadapi data ekonomi yang mengecewakan setelah gagal mendapatkan momentum saat pembukaan kembali COVID-19.
Dari dalam negeri, IHSG bergerak variatif seiring katalis positif penjualan ritel tumbuh positif pada April 2023, dimana Bank Indonesia (BI) melaporkan survei Indeks Penjualan Ritel (IPR) tercatat sebesar 242,9 atau secara tahunan tumbuh sebesar 1,5 persen (yoy).
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor meningkat dimana sektor barang konsumen non primer paling tinggi yaitu 0,39%, diikuti sektor kesehatan yang naik sebesar 0,23%.
Baca Juga:
Dua Alumni Peking University Raih “Fields Medal”, Sebanyak 14 Akademisi PKU Tampil di ICM 2026
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
Sedangkan, sembilan sektor terkoreksi yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam minus 1,21%, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer yang turun minus 0,92% dan 0,78%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PTMP, BSML, TAYS, SAME dan ADHI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KLAS, SAGE, KAYU, MAXI dan VTNY.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.529.559 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,62 miliar lembar saham senilai Rp9,91 triliun. Sebanyak 237 saham naik, 291 saham menurun, dan 219 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 584,60 poin atau 1,8% ke 33.018,60, indeks Hang Seng menguat 117,10 poin atau 0,6% ke 19.521,42, indeks Shanghai menguat 4,84 poin atau 0,15% ke 3.233,67, dan indeks Strait Times melemah 6,67 poin atau 0,21% ke 3.189.40.







