IHSG Koreksi 0,55%, Asing Masih Catatkan Net Buy Rp 142 Miliar

- Pewarta

Rabu, 14 September 2022 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Koreksi 0,55%, Asing Masih Catatkan Net Buy Rp 142 Miliar

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi 39,94 poin atau 0,55% ke level 7.278,08 pada penutupan perdagangan Rabu 14 September 2022. Yang menarik, asing masih mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp 142,46 miliar di seluruh pasar.

Penurunan IHSG dipengaruhi sentimen negatif dari bursa global merespons negatif dari rilis data inflasi AS bulan Agustus yang masih panas sebesar 8,3% (YoY), di atas konsensus. Ini diperkirakan membuat Bank Sentral AS makin agresif dalam menaikkan suku bunga.

Bank sentral AS The Fed diperkirakan kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin pada pertemuan 20-21 September 2022 mendatang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 0,83%, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor transportasi & logistik masing-masing 0,21% dan 0,03%.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dimana sektor barang baku turun paling dalam yaitu minus 1,22%, diikuti sektor perindustrian dan sektor kesehatan masing-masing minus 1,07% dan minus 0,81%.

Sementara itu, investor asing masih mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) saham senilai Rp 142,44 miliar di seluruh pasar dan sebesar Rp 36,31 miliar di pasar reguler.

Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 178,58 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 176,56 miliar, PT Sinar Mas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 100,66 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 52,66 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 49,12 miliar.


Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.579.235 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 29,59 miliar lembar saham senilai Rp19,28 triliun. Sebanyak 213 saham naik, 313 saham menurun, dan 176 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 796,01 poin atau 2,78% ke 27.818,62, indeks Hang Seng turun 479,76 poin atau 2,48% ke 18.847,1, dan indeks Straits Times meningkat 32,06 poin atau 0,97% ke 3.258,02.

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Pers Rilis

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Jumat, 25 Sep 2026 - 02:32 WIB