MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi 21,32 poin atau 0,31% ke level 6.873,4 pada penutupan perdagangan Selasa 21 Februari 2023.
Penurunan IHSG disertai aksi jual investor asing dengan mencatatkan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 231,76 miliar di seluruh pasar dan Rp 73,42 miliar di pasar reguler.
Pergerakan IHSG masih cenderung lesu yang dipengaruhi oleh lesunya pergerakan pasar Asia dimana juga dipengaruhi oleh manufaktur Jepang yang melanjutkan penurunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Jepang turun ke level 47,4 di tengah kenaikan PMI indeks jasa yang mengalami kenaikan menjadi 53,6 dari sebelumnya 52,3 poin.
Di sisi lain, pasar masih menantikan laporan data ekonomi Amerika Serikat (AS), terutama PMI manufaktur, serta mengantisipasi rilis risalah The Fed pada Rabu 22 Februari 2023 waktu setempat.
Sementara itu, harga komoditas di tingkat global masih melanjutkan tren penurunan seperti minyak mentah, gas bumi, batu bara, emas dan tembaga.
Di sisi lain, IEA dan OPEC meningkatkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak yang didorong adanya ekspektasi konsumsi dari China.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat di mana sektor transportasi paling tinggi yaitu 2,31%, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen non primer naik masing-masing 0,69% dan 0,32%.
Sedangkan delapan sektor terkoreksi dimana sektor energi turun paling dalam minus 0,87%, diikuti sektor keuangan dan sektor industri yang masing-masing turun 0,7% dan 0,48%.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.000.004 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,95 miliar lembar saham senilai Rp7,86 triliun. Sebanyak 210 saham naik, 294 saham menurun, dan 221 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 27.473,1 poin atau 0,21% ke 27.473,1, indeks Hang Seng melemah 357,47 poin atau 1,71% ke 20.529,4, indeks Shanghai menguat 16,18 poin atau 0,49% ke 3.306,5 dan indeks Strait Times melemah 4,60 poin atau 0,14% ke 3.304,5.







