MEDIA EMITEN – Aliran dana asing masih deras masuk ke bursa saham Indonesia dengan mencatatkan beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp 1,18 triliun. Ini membuat Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada Rabu, 13 April 2022 kembali mencetak rekor tertinggi baru.
IHSG ditutup menguat 0,67% ke level 7.262,78. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,76% persen ke posisi 1.044,75.Sektor energi mencatat kenaikan terbesar, 3,46% diikuti sektor infrastruktur 2,05%, sektor teknologi 1,72%, sektor industri 1,7%, dan sektor kesehatan 0,63%. Pelemahan melanda saham sektor consumer non cyclicals 0,66%, sektor consumer cyclicals 0,11%, dan sektor keuangan 0,08%.
“Indeks saham di Asia sore ini ditutup variatif dengan kecenderungan naik setelah data inflasi inti atau core CPI bulan Maret AS keluar tidak setinggi yang ditakutkan investor,” tulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam ulasannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Moderasi pada inflasi inti memberi indikasi bahwa meskipun bank sentral AS The Federal Reserve akan menggeser kebijakan moneter menjadi lebih ketat, ada kemungkinan besar pergeseran itu akan dilakukan secara pragmatis.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 508,51 poin atau 1,93 persen ke 26.843,49, Hang Seng naik 55,24 poin atau 0,26 persen ke 21.374,37, dan Straits Times meningkat 17,98 poin atau 0,54 persen ke 3.348,23.
Frekuensi perdagangan saham di BEI hari ini tercatat sebanyak 1.591.639 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,62 miliar lembar saham senilai Rp17,06 triliun. Sebanyak 274 saham naik, 256 saham menurun, dan 157 tidak bergerak nilainya.







