MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup menguat tipis 11,31 poin atau 0,16% ke level 7.037,57. Penguatan IHSG mengikuti naiknya bursa saham Asia.
“Bursa saham Asia menguat didorong kabar pelonggaran pembatasan mobilitas secara bertahap di Shanghai dan Beijing, yang menimbulkan optimisme mengenai pertumbuhan ekonomi China,” tulis Tim Riset Phillip Sekuritas, Senin 30 Mei 2022.
Mayoritas bursa saham regional Asia ditutup menguat, antara lain indeks Nikkei menguat 587,75 poin atau 2,19% ke 27.369,43, indeks Hang Seng naik 426,57 poin atau 2,06% ke 21.123,93, dan indeks Straits Times meningkat 8,37 poin atau 0,26% ke 3.238,92.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, pasar juga menantikan rilis beberapa data ekonomi pekan ini antara lain PMI China dan juga data tenaga kerja AS.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dimana sektor transportasi & logistik naik paling tinggi yaitu 3,94% diikuti sektor barang baku dan sektor infrastruktur masing-masing 1,19% dan 1,17%. Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor kesehatan dan sektor barang konsumen non primer masing-masing sebesar minus 0,94% dan minus 0,09%.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau “net foreign buy” di seluruh pasar sebesar Rp 7,44 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp 9,4 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.481.172 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,18 miliar lembar saham senilai Rp15,45 triliun. Sebanyak 315 saham naik, 214 saham menurun, dan 170 tidak bergerak nilainya.







