Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu sore ditutup melemah dipicu pemangkasan proyeksi ekonomi global oleh Dana Moneter Internasional (IMF).
IHSG ditutup melemah 6,02 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.478,33. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 0,23 poin atau 0,02 persen menjadi 1.024,13.
BACA JUGA : IHSG Rabu Dibuka Turun 7,57 Poin
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dari 3,5 persen menjadi 3,3 persen oleh IMF, menjadi sentimen negatif bagi indeks hari ini,” ujar Mino.
Dibuka melemah, IHSG hampir menghabiskan waktunya di zona merah hingga penutupan bursa saham.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli asing bersih atau “net foreign buy” sebesar Rp342,7 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 396.555 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,94 miliar lembar saham senilai Rp8 triliun. Sebanyak 149 saham naik, 237 saham menurun, dan 130 saham tidak bergerak nilainya.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Sementara itu, bursa regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 115,02 poin (0,53 persen) ke 21.687,57, indeks Hang Seng melemah 37,93 poin (0,13 persen) ke 30.119,56, dan indeks Straits Times menguat 2,05 poin (0,06 persen) ke posisi 3.327,65. (cit)







