MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu 6 April 2022 ditutup di zona merah, melemah -0,61% atau ke level 7.104,216. Pasar antisipasi rilis Federal Reserve nanti malam.
Saham-saham berbasis teknologi menjadi penekan utama IHSG menyusul melonjaknya imbal hasil (yield) obligasi AS tenor 10 tahun sebesar 2,61%.
Semalam, Deputi Gubernur Federal Reserve (Fed) Lael Brainard membuat pernyataan terkait potensi tindakan agresif bank sentral AS untuk mengendalikan inflasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prospek The Fed yang lebih hawkish menyebabkan awal tahun yang sulit untuk ekuitas dan khususnya untuk saham teknologi dan pertumbuhan yang valuasinya lebih ditekan oleh imbal hasil obligasi yang lebih tinggi.
Transaksi saham pada Rabu tercatat Rp 15,9 triliun di semua pasar dan di pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp 14,0 triliun. Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp 4,7 triliun dan aksi jual sebesar Rp 4,0 triliun sehingga beli bersih (net buy) sebesar Rp708,4 miliar.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; WIRG yang naik 70 point atau menguat 24,82% ke level 352. BIKA menguat 24,76% atau bertambah 52 point ke level 262. KOBX menguat 20,25% atau naik 64 point ke level 380. DOID menguat 17,84% atau naik 81 point ke level 535. PALM yang naik 135 point atau menguat 15,42% ke level 1.010.
Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; TNCA -65 point atau melemah -6,98% ke level 865. UFOE melemah -6,97% atau koreksi -145 point ke level 1.935. FORU terkoreksi -28 point atau melemah -6,96% ke level 374. FMII turun -28 point atau melemah -6,96% ke level 374. DSSA melemah -2.850 point atau turun -6,95% ke level 38.150.







