Harga Minyak Jatuh, Pasar Khawatir Covid di China

- Pewarta

Sabtu, 26 November 2022 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pipa angguk untuk eksplorasi minyak/Dok.

Foto ilustrasi: Pipa angguk untuk eksplorasi minyak/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga minyak jatuh pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) di tengah likuiditas pasar yang tipis. Pasar khawatir pembatasan di China akibat penyebaran Covid yang bisa mengganggu permintaan dan juga rencana pembatasan harga minyak Rusia oleh negara kelompok 7 (G7).

Minyak mentah Brent berjangka turun US$ 1,37 atau sekitar 1,61% menjadi US$ 83,97 per barel. Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$ 1,32 atau sekitar 1,7% menjadi US$ 76,55 per barel.

Kedua kontrak membukukan penurunan mingguan ketiga berturut-turut setelah mencapai posisi terendah 10 bulan minggu ini. Brent mengakhiri minggu ini turun 4,6%, sementara WTI turun 4,7%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

China, importir minyak utama dunia, pada hari Jumat melaporkan rekor harian baru untuk infeksi Covid-19, karena kota-kota di seluruh negeri terus memberlakukan langkah-langkah mobilitas dan pembatasan lain untuk mengendalikan wabah Covid.

Hal ini mulai memukul permintaan bahan bakar, dengan lalu lintas menurun dan permintaan minyak mengindikasikan penurunan sekitar 1 juta barel per hari, menurut catatan ANZ.

Sementara itu, para diplomat G7 dan Uni Eropa telah membahas batas harga minyak Rusia antara US$ 65 – 70 per barel, tetapi kesepakatan masih belum tercapai. Pertemuan perwakilan pemerintah Uni Eropa, yang dijadwalkan pada Jumat malam (26/11/2022) untuk membahas proposal tersebut, dibatalkan, kata diplomat Uni Eropa.

Tujuannya adalah untuk membatasi pendapatan Rusia untuk mengurangi serangan militer Moskow ke Ukraina tanpa mengganggu pasar minyak global. Tetapi tingkat yang diusulkan secara luas sejalan dengan apa yang sudah dibayar oleh pembeli Asia.

Polandia sedang mencari dukungan Jerman untuk menjatuhkan sanksi UE pada bagian Polandia-Jerman dari pipa minyak mentah Druzhba sehingga Warsawa dapat membatalkan kesepakatan untuk membeli minyak Rusia tahun depan tanpa membayar denda, kata dua sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut.

Pasar mencermati kesepakatan batas harga, yang akan mulai berlaku pada 5 Desember ketika larangan UE terhadap minyak mentah Rusia dimulai, dan menjelang pertemuan Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) pada 4 Desember.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru