Golden Energy Mines Bakal Selesaikan Akuisisi Barasentosa pada September 2018

- Pewarta

Jumat, 24 Agustus 2018 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) akan menyelesaikan proses akuisisi PT Barasentosa Lestari pada akhir September 2018. Aksi korporasi tersebut menghabiskan dana investasi hingga US$65 juta.

“Kami telah memperoleh izin dari pemegang saham utama perseroan, yakni Golden Energy dan Resources Limited sejak Mei 2018 untuk mengeksekusi aksi korporasi tersebut,” ujar Bonifasius, Direktur Utama GEMS, di Jakarta, Selasa (21/08/2018).

Bonifasius mengungkapkan, cadangan batu bara Barasentosa Lestari diperkirakan mencapai 196 juta ton dengan kualitas panas batu bara rata-rat antara 4.600-5.000 kkal per kg. Perseroan akan mengekspor 60% dari cadangan batu bara tersebut dan sisanya akan dijual di pasar domestik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, produksi batu bara Barasentosa Lestari bukan dilakukan tahun ini akan tetapi tahun depan dengan perkiraan produksi sebanyak 1 juta ton batu bara. Manajemen perseroan berencana untuk meningkatkan volume produksi Bara Barasentosa Lestari secara bertahap.

“Tahun ini, kami menargetkan volume produksi sebanyak 24,8 juta ton batu bara. Itu sudah termasuk volume produksi tambahan yang diajukan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),” tegas Bonifasius.

Adapun target penjualannya tahun ini, demikian Bonifasius, ditargetkan sebesar US$960 juta. Itu lebih tinggi 26,41% dibandingkan realisasi penjualan 2017 sebesar US$759,45 juta.

“Per Juni 2018, volume produksi batu bara perseroan mencapai 9,09 juta ton. Kami optimistis bahwa target volume produksi tahun ini bakal tercapai. Pasalnya, kondisi cuaca hingga kini masih cukup mendukung,” imbuh Bonifasius. Demikian, seperti dilansir Industry.co.id

Berita Terkait

Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif
Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:02 WIB

Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Berita Terbaru