Fed Diperkirakan Bakal Turunkan Suku Bunga AS

- Pewarta

Jumat, 1 Februari 2019 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Pedagang-pedagang obligasi berspekulasi langkah Federal Reserve (Fed) berikutnya adalah memangkas suku bunga setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) itu melakukan perubahan kebijakan moneter, karena pasar keuangan resah atas memburuknya ekonomi global.

Pada Kamis (31/1/2019), harga-harga berjangka suku bunga AS melonjak, menunjukkan pedagang melihat peluang hampir satu dalam tiga bahwa Fed akan menurunkan suku bunga pinjaman utama sebesar seperempat persentase poin dalam 12 bulan ke depan. Ini dibandingkan dengan peluang satu dalam lima pada hari sebelumnya, menurut program FedWatch CME Group seperti yang dikutip Reuters.

Reli dalam suku bunga berjangka datang sehari setelah Fed mengatakan akan “bersabar” sebelum menaikkan suku bunga lebih lanjut. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan pada konferensi pers khusus untuk kenaikan suku bunga lagi telah “melemah” dalam beberapa pekan terakhir.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fed juga mengisyaratkan pihaknya siap untuk menyesuaikan penyusutan neracanya 4,0 triliun dolar AS, suatu langkah yang telah memicu kekhawatiran tentang pengeringan uang tunai dari sistem perbankan yang terlalu cepat.

“Ini adalah satu set komunikasi yang sangat dovish. Mereka menghilangkan semua bias untuk menaikkan suku bunga secara keseluruhan,” kata Ekonom Senior BNP Paribas Asset Management Steven Friedman di New York.

Baru bulan lalu, Fed menaikkan suku bunga acuan Federal Fund dan biaya pinjaman jangka pendek lainnya sebesar seperempat poin menjadi antara 2,25 persen hingga 2,50 persen, kenaikan suku bunga keempat pada 2018. Fed juga mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Pergeseran kebijakan yang dirasakan enam minggu kemudian, menyalakan gelombang pembelian di suku bunga Federal Fund berjangka untuk pengiriman pada paruh kedua 2019 hingga 2020.

Pada Kamis (31/1/2019) malam, harga kontrak Federal Fund untuk pengiriman Januari 2020 adalah 7,5 basis poin lebih tinggi dari pada Januari 2019. Ini adalah premi terluas antara dua kontrak dalam empat minggu, tetapi jauh di bawah 18 basis poin pada 3 Januari.

“Ini berarti pasar condong ke arah pelonggaran (dalam suku bunga) dalam 12 bulan ke depan,” kata Wakil Presiden R.J. O`Brien and Associates, Alex Manzara di Chicago.

Di sisi lain, jika pasar tenaga kerja AS tetap ketat dan Wall Street melanjutkan rebound dari kerugian pada Desember dan awal Januari, pejabat-pejabat Fed dapat kembali ke sikap pengetatan, kata para analis.

“Kenaikan suku bunga tambahan tidak keluar dari pertanyaan jika pasar terus reli dengan kuat,” kata Kepala Strategi Pendapatan Tetap Calamos Investments, Matt Freund di Chicago. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Qualcomm dan Samsung Perluas Kolaborasi Snapdragon

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:07 WIB

Pers Rilis

“NI NO KUNI: CROSS WORLDS” HADIRKAN LAYANAN GLOBAL TERPADU

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:00 WIB