Erick Thohir Minta DPR Berikan Kesempatan pada Krakatau Steel

- Pewarta

Jumat, 17 Juli 2020 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN Erick Thohir. (Facbook.com/@Erik Thohir)

Menteri BUMN Erick Thohir. (Facbook.com/@Erik Thohir)

Mediaemiten.com, Jakarta –  Menteri BUMN Erick Thohir meminta kepada para anggota Komisi VI DPR RI untuk memberikan kesempatan kepada Krakatau Steel melalui penyetujuan usulan Dana Pinjaman Pemerintah kepada perusahaan baja pelat merah tersebut.

“Kenapa tidak Krakatau Steel kembali diberikan kesempatan untuk menjadi pemain yang bisa menjaga daripada konsolidasi,” ujar Erick Thohir dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (15/7/2020).

Menurut Menteri BUMN tersebut, Krakatau Steel masih memiliki strategi untuk bisa memperpanjang utangnya tetapi tentu dengan kondisi Krakatau Steel sendiri secara manajemen telah proven dan sudah menimbulkan keuntungan di kuartal pertama 2020.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Krakatau Steel ini Alhamdulillah sudah berhasil melakukan restrukturisasi daripada total utang hampir dua miliar dolar AS kemarin, dan ini sebenarnya tahap yang tertinggal karena memang jatuh temponya pada tahun ini.Tidak mungkin diperpanjang,” katanya, dikutip Antara.

Bukan, kata dia, tidak mungkin ke depannya hal tersebut menjadi satu kesatuan restrukturisasi untuk semuanya dipindahkan ke jangka waktu yang lebih panjang.

Komisi VI DPR RI kemudian menyetujui usulan dan besaran Dana Pinjaman Pemerintah pada BUMN Tahun Anggaran 2020 untuk disampaikan ke Badan Anggaran DPR RI, di mana Krakatau Steel mendapatkan alokasi sebesar Rp3 triliun.

Dana Pinjaman Pemerintah bagi Krakatau Steel itu rencana akan diperuntukkan digunakan dalam rangka memberikan relaksasi di industri hilir dan industri pengguna.

Selain itu Komisi VI DPR RI juga menyetujui usulan dan besaran Dana Pinjaman Pemerintah kepada Garuda Indonesia sebesar Rp8,5 triliun, diperuntukkan bagi mendukung kinerja perusahaan yang terdampak pandemi COVID-19.

Dana Pinjaman Pemerintah dengan total jumlah Rp11,5 triliun kepada kedua BUMN penerima tersebut diberikan dalam bentuk Mandatory Convertible Bond (MCB). (els)

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB