Emas Melonjak, Khawatir Gagal Bayar Utang AS

- Pewarta

Rabu, 3 Mei 2023 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Melonjak, Khawatir Gagal Bayar Utang AS

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas melonjak pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), kembali bertengger di atas level psikologis US$ 2.000. Investor khawatir tentang potensi gagal bayar utang AS meningkat di tengah perselisihan antara anggota parlemen Republik dan pemerintahan Biden.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak US$ 31,10 atau 1,56% menjadi US$ 2.023,30 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 2.028,80 dan terendah di US$ 1.986,90.

“Sekarang emas telah menunjukkan rebound kuat dari basis dukungan horisontal yang terbentuk di area US$ 1.975 dan telah berkonsolidasi di atas zona 1.991-1998 dolar AS, mungkin cukup bahan bakar untuk menembus resistansi US$ 2.010 ,” kata Sunil Kumar Dixit, kepala strategi teknis di SKCharting.com

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emas juga mendapat dukungan dari dolar AS yang lebih lemah, kekhawatiran seputar sektor perbankan dan pembicaraan bahwa Federal Reserve kemungkinan akan menghentikan kenaikan suku bunga lebih dari satu tahun setelah kenaikan seperempat poin lainnya pada Rabu waktu setempat.

Pedagang sekarang sedang menunggu keputusan Federal Reserve tentang suku bunga yang akan keluar pada Rabu waktu setempat.

Sementara itu, data ekonomi yang dirilis Selasa (2/5/2023) lebih lanjut mendukung emas. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa pemberi kerja AS memposting 9,6 juta lowongan pada Maret, turun dari hampir 10 juta pada Februari dan terendah sejak April 2021.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pesanan pabrik AS tumbuh 0,9% pada Maret setelah merosot 1,1% pada Februari. Para ekonom memperkirakan pesanan pabrik naik 0,8%.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 38,90 sen atau 1,54% menjadi ditutup pada US$ 25,619 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli nik US$ 13,60 atau 1,28% menjadiUS$ 1.078,30 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru