Ekonom : Rupiah Melemah Dipicu Kekhawatiran Kesepakatan Dagang AS-China

- Pewarta

Selasa, 12 Februari 2019 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonom : Rupiah Melemah Dipicu Kekhawatiran Kesepakatan Dagang AS-China

Mediaemiten.com, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi (12/2/2019) bergerak melemah dipicu kekhawatiran kesepakatan perdagangan Amerika Serikat dan China bakal mandek.

Kurs rupiah pagi ini bergerak melemah 63 poin menjadi Rp14.097 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.034 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Selasa, mengatakan, pelemahan rupiah diakibatkan dolar yang diprediksi menguat terhadap hampir seluruh mata uang dunia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penguatan dolar didorong oleh kekhawatiran investor tidak tercapainya kesepakatan perjanjian perdagangan antara AS-China di tengah deadline gencatan perang dagang yang akan segera berakhir di awal Maret,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump yang menyatakan pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping kemungkinan besar dilakukan setelah 1 Maret 2019, yaitu tenggat waktu pelaksanaan tarif terhadap seluruh barang impor dari China, yang memberikan kekhawatiran terhadap pasar.

Akan tetapi, optimisme masih muncul terhadap pertemuan delegasi kedua negara yang diselenggarakan di Beijing pada 14-15 Februari mendatang dengan dihadiri oleh Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer.

“Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.000 per dolar AS sampai Rp14.050 per dolar AS,” ujar Ahmad.

Hingga pukul 9.21 WIB, nilai tukar rupiah masih bergerak melemah 59 poin menjadi Rp14.093 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.034 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru