Dolar Tertekan Spekulasi Penurunan Bunga dan Ketegangan Geopolitik

- Pewarta

Selasa, 25 Juni 2019 - 04:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dolar Tertekan Spekulasi Penurunan Bunga dan Ketegangan Geopolitik

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa pagi (25/6/2019), karena investor tetap berhati-hati terhadap greenback di tengah spekulasi tinggi tentang potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS dan sanksi baru Washington terhadap Iran.

Investor dan pedagang percaya bahwa pemotongan suku bunga The Fed akan menjadi kepastian pada Juli, karena probabilitas “pelonggaran” dalam suku bunga The Fed tetap 100 persen pada Senin (24/6/2019), menurut alat FedWatch CME Group.

Ekspektasi luas seperti itu telah menekan greenback sejak bank sentral memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya stabil dan mengisyaratkan pemotongan suku bunga di masa depan minggu lalu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, sebut Xinhua, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada Senin (24/6/2019) untuk menjatuhkan sanksi ekonomi tambahan terhadap Iran, termasuk sanksi pada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan banyak lainnya.

Presiden AS mengklaim langkah tersebut datang setelah “serangkaian perilaku agresif oleh rezim Iran dalam beberapa pekan terakhir,” termasuk penembakan pesawat tak berawak AS.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,24 persen menjadi 95,9838 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1400 dolar AS dari 1,1368 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2742 dolar AS dari 1,2735 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,6966 dolar AS dari 0,6926 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,31 yen Jepang, lebih rendah dari 107,41 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9721 franc Swiss dari 0,9769 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3188 dolar Kanada dari 1,3209 dolar Kanada. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru