Di Tengah Pandemi, Pilkada Harus Tetap Demokratis

- Pewarta

Kamis, 6 Agustus 2020 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Tengah Pandemi, Pilkada Harus Tetap Demokratis

Mediaemiten.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo, berharap penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), dapat berjalan secara demokratis. Agar, mampu menghasilkan pemimpin daerah yang memajukan daerahnya masing-masing.

“Kita harapkan tetap berjalan secara demokratis pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota pada Pilkada ini diselenggarakan di tengah situasi pandemi,” ujar Joko Widodo ketika membuka rapat terbatas Pilkada serentak di Istana Negara, Rabu (5/8/2020).

Pada penyelenggaraan Pilkada, Presiden Joko Widodo menekankan tiga hal yang harus dilakukan oleh penyelenggaran yakni aspek kesehatan harus diutamakan. Mengingat, pandemi Covid-19 masih mewabah di sejumlah daerah yang akan melakukan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak yang terlibat, Lanjut dia, harus memastikan menjalankan protokol kesehatan yang disiplin dalam setiap proses pesta demokrasi. Jadikan, kegiatan ini sebagai momentum sebagai adaptasi kebiasaan baru dalam Pilkada kedepannya. “Tidak nantinya menimbulkan gelombang baru Covid-19 yang kontraproduktif,” katanya.

Kedua, seluruh instansi pemerintah dapat mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Pilkada serentak yang berkualitas. Supaya, Pilkada serentak dapat meningkatkan partisipasi pemilih masyarakat di berbagai tempat untuk memilih pemimpin yang terbaik.

“Tingkat partisipasi pemilih tetap pada kondisi yang baik,” imbuhnya.

Tiga, setiap instansi pemerintah terkait dapat menjaga ketertiban dalam penyelenggaraan Pilkada serentak dengan melakukan inovasi yang sesuai dengan kondisi saat ini. Jangan, sampai terjadi potensi konflik sosial yang rawan terjadi pasca pesta demokrasi dapat terjadi.

“Cara baru inovasi baru dalam berdemokrasi di masa pandemi baik itu dari sisi penyelenggara maupun dari sisi peserta,” tuturnya. (inf)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Haier Pamerkan Ekosistem Smart Home Berbasis AI di IFA 2026

Pers Rilis

Haier Pamerkan Ekosistem Smart Home Berbasis AI di IFA 2026

Senin, 7 Sep 2026 - 04:55 WIB