Bursa Wall Street Turun di Tengah Pidato Trump dan Laba Perusahaan

- Pewarta

Kamis, 7 Februari 2019 - 04:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Wall Street Turun di Tengah Pidato Trump dan Laba Perusahaan

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di bursa Wall Street turun pada penutupan perdagangan Kamis pagi (7/2/2019), karena investor mencerna pidato kenegaraan terbaru Presiden AS Donald Trump dan sejumlah laporan laba perusahaan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 21,22 poin atau 0,08 persen, menjadi berakhir di 25.390,30 poin.

Indeks S&P 500 turun 6,09 poin atau 0,22 persen, menjadi ditutup di 2.731,61 poin dan indeks Komposit Nasdaq berakhir turun 26,80 poin atau 0,36 persen, menjadi 7.375,28 poin, dikutip dari Xinhua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan sektor jasa-jasa komunikasi dan energi masing-masing turun 1,49 persen dan 0,77 persen, memimpin kemerosotan.

Saham raksasa teknologi AS utama, termasuk Amazon, Netflix dan induk perusahaan Google, Alphabet, semua jatuh sedikitnya satu persen, sehingga membebani pasar secara luas.

Wall Street terus mengawasi dengan cermat pidato kenegaraan Trump di Capitol Hill pada Selasa (5/2) malam. Trump menyentuh berbagai topik dan prioritas pemerintahannya di tahun mendatang, termasuk imigrasi, perdagangan dan ekonomi, infrastruktur, perawatan kesehatan, dan keamanan nasional.

Dia juga menyerukan persatuan dan bipartisanship, mengingat Kongres yang terpecah setelah dua tahun pertarungan partisan yang pahit dan polarisasi politik yang meningkat.

Saham General Motors naik 1,55 persen pada Rabu (6/2) setelah perusahaan memberikan hasil yang lebih kuat dari yang diperkirakan pada kuartal keempat.

General Motors mengatakan laba untuk tiga bulan yang berakhir pada Desember datang pada 1,43 dolar AS per saham, jauh di atas konsensus pasar 1,24 dolar AS per saham.

Pada Rabu (6/2) pagi, lebih dari 55 persen perusahaan S&P 500 telah membukukan hasil kuartalan, menurut CNBC mengutip FactSet. Dari perusahaan-perusahaan itu, 68 persen telah melampaui ekspektasi. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Ragnarok Zero: Global Resmi Diluncurkan pada 18 Agustus

Pers Rilis

Ragnarok Zero: Global Resmi Diluncurkan pada 18 Agustus

Senin, 17 Agu 2026 - 23:38 WIB