Mediaemiten.com, London – Saham-saham pada Bursa Saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (28/5/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 turun 0,12 persen atau 8,78 poin, menjadi 7.268,95 poin.
British American Tobacco, kelompok perusahaan tembakau terkemuka Inggris menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 3,28 persen.
Diikuti oleh saham Evraz, perusahaan pembuat dan penambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal, yang merosot 3,13 persen, serta Spirax-Sarco Engineering, sebuah kelompok teknik industri multi-nasional, turun 2,48 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, saham NMC Health, penyedia layanan kesehatan swasta, melonjak 7,47 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham Flutter Entertainment (sebelumnya dikenal sebagai Paddy Power Betfair) dan Rio Tinto, yang masing-masing meningkat 3,49 persen dan 2,89 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)







