Bursa Saham Australia Merosot Tajam, Terseret Saham Bank dan Tambang

- Pewarta

Kamis, 2 Mei 2019 - 04:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham pada Bursa Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi (2/5/2019), dengan sektor sumber daya dan keuangan sangat membebani dan mengimbangi kenaikan moderat.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 45,40 poin atau 0,71 persen menjadi diperdagangkan di 6.330,50 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 42,00 poin atau 0,65 persen pada 6.424,50 poin.

Saham-saham sektor energi dan material keduanya merosot sekitar satu persen, sementara keuangan turun lebih jauh, jatuh lebih dari 1,3 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Prospek pasar saham negatif dan penurunan hampir tiga persen dalam harga tembaga diperparah oleh berita buruk perusahaan pagi ini,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

“National Australia Bank memangkas dividennya setelah mengungkapkan penurunan setengah tahun dalam pendapatan dan margin.”

Namun, saham-saham kebutuhan pokok konsumen dan layanan kesehatan berhasil menguat, sementara indeks lainnya beragam.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 0,93 persen, ANZ turun 2,61 persen, National Australia Bank turun 1,13 persen, dan Westpac Bank turun 2,11 persen.

Saham-saham pertambangan jatuh, dengan Rio Tinto turun 1,47 persen, Fortescue Metals turun 3,01 persen, BHP turun 1,60 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,24 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga melemah, dengan Oil Search turun 1,92 persen, Santos turun 1,11 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,99 persen.

Supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles turun 0,16 persen dan Woolworths naik 1,28 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,59 persen, maskapai penerbanganl Qantas naik 0,53 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 1,00 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru