Bursa Saham Australia Merosot, Indeks ASX 200 Dibuka Turun 0,64 Persen

- Pewarta

Senin, 8 Juli 2019 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Bursa saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi (8/7/2019), karena data pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang kuat mengguncang pasar dan mendorong pendekatan berhati-hati dari investor.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 43,20 poin atau 0,64 persen menjadi diperdagangkan di 6.708,10 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 40,50 poin atau 0,59 persen pada 6.791,30 poin.

“Angka-angka pekerjaan non-pertanian (AS) yang dirilis pada Jumat sore (5/7/2019) mengecewakan pasar,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Data yang dikemas seminggu juga dapat mendorong pendekatan tunggu dan lihat hari ini.”

Secara lokal, saham-saham pertambangan adalah beban terbesar di pasar, dengan sektor kesehatan dan utilitas juga cenderung lebih rendah.

Saham-saham energi dan teknologi merupakan pengecualian dengan meningkat moderat.

Di sektor keuangan, saham bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 0,57 persen, ANZ turun 0,36 persen, Westpac Bank turun 0,18 persen dan National Australia Bank turun 0,52 persen.

Saham-saham pertambangan jatuh dengan Rio Tinto turun 1,92 persen, Fortescue Metals turun 1,71 persen, BHP turun 1,62 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,81 persen.

Namun saham produsen-produsen minyak dan gas terangkat dengan Oil Search naik 0,29 persen, Santos naik 0,43 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,30 persen.

Saham supermarket terbesar Australia bervariasi dengan Coles tidak berubah dan Woolworths turun 0,18 persen.

Sementara itu saham raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,13 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas menguat 0,35 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,78 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB