Bursa Saham Australia Berbalik, Ditutup Lebih Tinggi

- Pewarta

Rabu, 22 Mei 2019 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Saham Australia Berbalik, Ditutup Lebih Tinggi

Mediaemiten.com, Sydney – Bursa saham Australia telah membalikkan kerugian awal menjadi berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa sore (21/5/2019) waktu setempat.

Pada penutupan pasar indeks acuan S&P/Indeks ASX 200 naik 24,00 poin atau 0,37 persen menjadi diperdagangkan pada 6.500,10. Sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 19,70 poin atau 0,30 persen menjadi 6.584,40.

Saham bank-bank Australia menguat menjelang sore yang mendorong indeks secara keseluruhan kembali ke wilayah positif.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemenangan Koalisi yang mengejutkan telah menghilangkan ketidakpastian seputar reformasi kebijakan yang diusulkan oleh Partai Buruh,” kata analis pasar Commsec, Steven Daghlian.

Asuransi kesehatan swasta, bank, perusahaan produk bangunan, dan beberapa pengecer, telah mendapat manfaat besar dari kepastian pasca-pemilihan.

Sementara sisa indeks lainnya bergerak lebih rendah kecuali untuk layanan komunikasi yang meningkat 0,78 persen.

Saham-saham teknologi mengikuti petunjuk global yang lemah dan berakhir penurunan tajam 3,49 persen.

Pada sektor keuangan saham bank-bank besar Australia melonjak dengan Commonwealth Bank naik 2,03 persen, ANZ naik 2,05 persen, National Australia Bank naik 1,15 persen, dan Westpac Bank naik 2,70 persen.

Sementara sebagian besar saham pertambangan jatuh dengan Rio Tinto turun 1,10 persen, Fortescue Metals turun 2,39 persen, dan BHP turun (0,71 persen). Namun penambang emas Newcrest naik 0,08 persen.

Saham produsen minyak dan gas negara itu juga ikut anjlok, dengan Oil Search turun 0,13 persen, Santos tidak berubah, dan Woodside Petroleum turun 0,08 persen.

Sedangkan saham supermarket terbesar Australia ditutup bervariasi dengan Coles naik 0,93 persen dan Woolworths turun 3,07 persen.

Saham raksasa telekomunikasi Telstra melambung 1,41 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas merosot 0,56 persen, dan perusahaan biomedis CSL naik tipis 0,06 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB