Bursa Inggris Menguat, Indeks FTSE 100 Ditutup Naik 6,17 Poin

- Pewarta

Jumat, 15 Februari 2019 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Inggris Menguat, Indeks FTSE 100 Ditutup Naik 6,17 Poin

Mediaemiten.com, London – Saham-saham Bursa Inggris berakhir sedikit lebih tinggi pada Kamis (14/2/2019), dengan Indeks Acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik tipis 0,09 persen atau 6,17 poin, menjadi 7.197,01 poin.

Micro Focus International, perusahaan perangkat lunak multinasional dan teknologi informasi, melonjak 12,26 persen, merupakan pencetak keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Astrazeneca dan Hikma Pharmaceuticals, yang masing-masing meningkat 7,48 persen dan 2,14 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Coca-Cola HBC AG, produsen botol minuman untuk produk-produk Coca-Cola, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 8,57 persen.

Disusul oleh saham Smurfit Kappa Group, sebuah perusahaan kemasan kertas bergelombang terkemuka, yang merosot 2,89 persen, serta Next, peritel pakaian, alas kaki dan produk rumah tangga multinasional Inggris, turun 2,68 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru