Bursa Australia Sedikit Menguat, Indeks ASX 200 Dibuka Naik 0,041 Persen

- Pewarta

Selasa, 15 Januari 2019 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Sedikit Menguat, Indeks ASX 200 Dibuka Naik 0,041 Persen

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Bursa Australia dibuka sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa pagi (15/1/2019), meskipun mendapat dampak negatif dari penurunan di Wall Street.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 naik tipis 2,60 poin atau 0,045 menjadi diperdagangkan di 5.776,00 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 2,40 poin atau 0,041 persen pada 5.835,60 poin.

Saham-saham energi dan finansial adalah kekuatan utama di balik reli pagi, dengan consumer discretionaries dan perawatan kesehatan juga memberikan kontribusi moderat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu para penambang sedikit lebih rendah seperti halnya industri, dan jasa-jasa komunikasi yang turun.

“Penurunan mengejutkan pada impor dan ekspor China pada Desember membuat para investor berhati-hati dalam perdagangan semalam,” kata Kepala Strategi CMC Markets, Michael McCarthy seperti dikutip Xinhua.

“Dolar AS melemah, saham sedikit lebih rendah serta minyak dan tembaga mundur.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat, dengan Commonwealth Bank naik 0,75 persen, ANZ naik 0,34 persen, National Australia Bank naik 0,37 persen, dan Westpac Bank naik 0,12 persen.

Saham-saham pertambangan merosot, dengan BHP turun 0,25 persen, Fortescue Metals turun 1,11 persen, Rio Tinto turun 0,45 persen, dan penambang emas Newcrest turun 0,76 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam, dengan Oil Search turun 0,13 persen dan Santos turun 0,17 persen, namun Woodside Petroleum naik 0,51 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia tergelincir, dengan Coles turun 1,22 persen dan Woolworths turun 0,30 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,34 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas naik 0,51 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,25 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB