Bursa Australia Merosot, Indeks ASX 200 Dibuka Anjlok 35,10 Poin

- Pewarta

Jumat, 8 Maret 2019 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Merosot, Indeks ASX 200 Dibuka Anjlok 35,10 Poin

Mediaemiten.com, Sydney – Indeks utama pada bursa saham Australia dibuka melemah tajam pada perdagangan Jumat (8/3/2019), setelah pemangkasan perkiraan pertumbuhan dari Bank Sentral Eropa (ECB) mengirim gelombang kejut melalui pasar-pasar global.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 35,10 poin atau 0,56 persen menjadi diperdagangkan di 6.228,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas merosot 35,70 poin atau 0,56 persen pada 6.308,50 poin.

“Tadi malam Bank Sentral Eropa menurunkan estimasi pertumbuhan untuk 2019 dari 1,6 persen menjadi 1,1 persen dalam sebuah pernyataan yang menyertai keputusannya untuk mempertahankan suku bunga Eropa pada 0,25 persen,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy kepada investor dalam catatan pagi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meskipun mengumumkan perpanjangan pinjaman jangka panjang ke bank-bank, investor melarikan diri, saham-saham turun, komoditas berada di bawah tekanan dan euro merosot, sementara imbal hasil obligasi sepuluh tahun Jerman mencapai level terendah dua tahun.”

“Sentimen suram tampaknya akan menginfeksi pasar Asia Pasifik hari ini.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia anjlok dengan Commonwealth Bank turun 1,43 persen, Westpac Bank turun 0,77 persen, National Australia Bank turun 1,13 persen dan ANZ turun 1,41 persen.

Saham-saham pertambangan juga merosot dengan BHP turun 0,96 persen, Rio Tinto turun 1,77 persen, Fortescue Metals turun 0,61 persen. Namun, penambang emas Newcrest meningkat 1,42 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas berada di bawah tekanan dengan Woodside Petroleum turun 0,76 persen, Santos turun 0,21 persen dan Oil Search turun 0,85 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia melemah dengan Wesfarmers turun 0,61 persen dan Woolworths datar hanya naik 0,03 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,77 persen, operator penerbangan nasional Qantas jatuh 1,76 persen dan perusahaan biomedis CSL naik tipis 0,02 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB