Bursa Australia Menguat Tipis, Indeks ASX 200 Dibuka Naik 0,023 Poin

- Pewarta

Jumat, 15 Februari 2019 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Menguat Tipis, Indeks ASX 200 Dibuka Naik 0,023 Poin

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Bursa Australia sedikit lebih tinggi pada awal perdagangan Jumat pagi (15/2/2019), dengan saham-saham energi dan komunikasi mendukung pasar yang cenderung menurun.

Pada pukul 10.45 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 naik tipis 1,40 poin atau 0,023 persen menjadi diperdagangkan di 6.060,80 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 3,30 poin atau 0,054 persen pada 6.142.90 poin.

“Pasar global sangat sensitif terhadap berita negosiasi perdagangan AS, dan indikasi semalam tentang kemungkinan perpanjangan tenggat waktu pengenaan tarif mengimbangi angka-angka negatif,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, musim pelaporan untuk perusahaan-perusahaan Australia terus menggerakkan indeks lokal.

“Setelah kekecewaan dari AMP dan Telstra menyeret Indeks Australia 200 kemarin, kemungkinan laporan hari ini akan mendominasi aksi,” kata McCarthy.

Perusahaan real estat online, REA Groups, melonjak 4,00 persen setelah rival industri utama mereka, Domain, membukukan kerugian bersih 104 juta dolar AS untuk paruh kedua 2018.

Selain saham-saham minyak yang terus reli didukung penguatan harga-harga komoditas, indeks sebagian besar cenderung lebih rendah.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam, dengan Commonwealth Bank turun 0,24 persen, ANZ naik 0,13 persen, National Australia Bank turun 0,04 persen dan Westpac Bank turun 0,61 persen.

Saham-saham pertambangan merosot, dengan BHP turun 0,41 persen, Fortescue Metals turun 0,48 persen, Rio Tinto turun 0,37 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,80 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas meningkat, dengan Oil Search naik 0,94 persen, Santos naik 1,20 persen, dan Woodside Petroleum naik 1,60 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi, dengan Coles turun 0,64 persen dan Woolworths naik 0,86 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra menguat 1,27 persen, operator penerbangan nasional Qantas terangkat 0,70 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,80 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB