Bursa Australia Menguat, Indeks ASX 200 Dibuka Naik 27,60 Poin

- Pewarta

Jumat, 1 Maret 2019 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Menguat, Indeks ASX 200 Dibuka Naik 27,60 Poin

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Bursa Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat pagi (1/3/2019), dengan penurunan komoditas-komoditas diimbangi oleh kenaikan kuat di sebagian besar indeks.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 27,60 poin atau 0,45 persen menjadi diperdagangkan di 6.196,60 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 26,80 poin atau 0,43 persen pada 6.280,70 poin.

“Aksi pasar selama 24 jam ke depan akan sangat tergantung pada indeks manufaktur penting terbaru dari seluruh dunia,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah jinak, sesi semalam pro-pertumbuhan moderat didukung oleh inflasi Jerman yang lebih baik dari perkiraan dan pertumbuhan PDB AS ada potensi volatilitas yang lebih tinggi secara signifikan karena pedagang dan investor mencerna data.”

Secara lokal, energi dan material turun dan sangat membebani, namun kenaikan kuat di sektor teknologi, keuangan, kesehatan dan konsumen mendorong indeks lebih tinggi.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia reli, dengan Commonwealth Bank naik 0,79 persen, ANZ naik 1,00 persen, National Australia Bank naik 0,60 persen dan Westpac Bank naik 0,74 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah, dengan BHP turun 0,65 persen, Rio Tinto turun 1,24 persen dan Fortescue Metal turun 0,17 persen, namun penambang emas Newcrest naik 0,19 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam, dengan Oil Search turun 0,72 persen, Santos naik 1,01 persen dan Woodside Petroleum turun 0,69 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia menguat, dengan Coles naik 0,62 persen dan Woolworths naik 0,80 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 0,16 persen, operator nasional Qantas naik tipis 0,09 persen dan perusahaan biomedis CSL meningkat 1,07 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB