Bursa Australia Menguat, Indeks ASX 200 Dibuka Naik 23,10 Poin

- Pewarta

Kamis, 31 Januari 2019 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Menguat, Indeks ASX 200 Dibuka Naik 23,10 Poin

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Bursa Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi (31/1/2019), karena sektor energi dan material terus meningkat didukung lonjakan harga-harga komoditas.

Pada pukul 11.00 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 naik 23,10 poin atau 0,39 persen menjadi diperdagangkan di 5.909,80 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 24,40 poin atau 0,41 persen pada 5.975,60 poin.

“Harga minyak global naik pada Rabu (30/1) setelah data menunjukkan kenaikan yang lebih kecil dari perkiraan dalam stok minyak mentah AS dalam minggu terakhir,” kata Analis Pasar Commsec, Craig James, seperti dikutip Xinhua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persediaan minyak mentah naik 919.000 barel, menurut Badan Informasi Energi AS, di bawah perkiraan untuk peningkatan 3,2 juta barel.

“Harga logam dasar naik hingga 1,9 persen di London Metal Exchange dengan nikel melakukan yang terbaik,” katanya.

Harga-harga yang lebih tinggi mendorong sektor energi dan material cenderung naik dengan kuat, sementara teknologi informasi melonjak didukung data perusahaan dari AS.

Namun, jasa-jasa komunikasi dan utilitas lokal keduanya jatuh, berlawanan dengan keuntungan yang diperoleh awal pekan ini.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam, dengan Commonwealth Bank turun 0,17 persen, ANZ turun 0,08 persen, National Australia Bank naik 0,08 persen, dan Westpac Bank turun 0,40 persen.

Saham-saham pertambangan menguat, dengan BHP naik 1,27 persen, Fortescue Metals naik 2,86 persen, Rio Tinto naik 1,75 persen, dan penambang emas Newcrest naik 0,29 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas menguat, dengan Oil Search naik 2,09 persen, Santos naik 1,90 persen, dan Woodside Petroleum naik 1,24 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi, dengan Coles turun 1,26 persen, dan Woolworths naik 0,34 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra merosot 1,25 persen, operator penerbangan nasional Qantas anjlok 2,33 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,82 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB