Bursa Australia Menguat, Indeks ASX 200 Dibuka Naik 13,30 Poin

- Pewarta

Selasa, 19 Februari 2019 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Menguat, Indeks ASX 200 Dibuka Naik 13,30 Poin

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Bursa Australia lebih tinggi pada awal perdagangan Selasa pagi (19/2/2019), dengan lonjakan saham-saham teknologi informasi dan peningkatan kuat di sektor keuangan mendukung indeks.

Laporan Xinhua menyebutkan pada pukul 11.00 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 naik 13,30 poin atau 0,22 persen menjadi diperdagangkan di 6.103,10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 10,00 poin atau 0,16 persen pada 6.180,70 poin.

“Komoditas-komoditas industri dan saham Eropa naik dalam perdagangan semalam, mengikuti pasar Asia Pasifik yang lebih tinggi,” kata Analis Pasar Commsec, Michael McCarthy.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Komentator-komentator menunjuk ke optimisme perdagangan, tetapi keuntungan itu hanya memperluas dukungan investor global baru-baru ini untuk kawasan.”

Secara lokal, meskipun ada kenaikan harga minyak dan material, sektor-sektor itu berusaha keras, sementara kebutuhan pokok konsumen dan perawatan kesehatan merosot.

Perusahaan implan medis, Cochlear, melihat harga sahamnya anjlok meskipun melaporkan kenaikan laba, karena kekhawatiran perlambatan pertumbuhan secara keseluruhan, terutama di unit perusahaan Amerika Utara.

“Keseluruhan aksi pasar saham selama seminggu terakhir didorong oleh pengumuman perusahaan, dan perdagangan hari ini dapat mengikuti pola yang sama,” kata McCarthy.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia terangkat dengan Commonwealth Bank naik 0,72 persen, ANZ naik 1,09 persen, National Australia Bank naik 1,16 persen dan Westpac Bank naik 0,84 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan BHP naik 0,38 persen, Fortescue Metals tidak berubah, Rio Tinto turun 0,02 persen, dan penambang emas Newcrest naik 0,52 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah, dengan Oil Search turun 1,23 persen, Santos turun 0,15 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,03 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi, dengan Coles turun 2,07 persen dan Woolworths naik 0,76 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,62 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 1,05 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,88 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB