Bursa Australia Menguat dengan Indeks ASX Naik 27,30 Poin

- Pewarta

Selasa, 6 November 2018 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Saham- saham di Bursa Australia lebih tinggi dengan kenaikan berbasis luas pada pembukaan perdagangan Selasa pagi (6/11/2018), menjelang laporan bulanan bank sentral.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 27,30 poin atau 0,47 persen menjadi diperdagangkan di 5.845,40 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 25,60 poin atau 0,43 persen pada 5.930,40 poin.

Bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) akan menyampaikan laporan November mereka dengan suku bunga diperkirakan akan tetap ditahan tak berubah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para analis mencari respons RBA untuk angka pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan, meskipun tidak ada perubahan pada penilaian optimis yang diharapkan,” kata Kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy, seperti dikutip Xinhua.

“Penguatan dolar Australia baru-baru ini dapat berlanjut jika tidak ada kejutan dalam pernyataan bank sentral,” ucapnya.

Saham-saham material memantul meskipun harga-harga komoditas melorot, seperti halnya energi, dengan keuntungan terbesar berasal dari sektor konsumen kebutuhan pokok. Konsumen discretionary adalah “kambing hitam” pasar Aussie, turun 0,24 persen.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia terangkat, dengan Commonwealth Bank naik 0,28 persen, Westpac Bank naik 0,34 persen, National Australia Bank naik 0,55 persen dan ANZ naik 0,35 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar positif, dengan BHP turun 0,82 persen, Rio Tinto naik 0,84 persen dan Newcrest naik 0,48 persen, namun Fortescue Metals turun 0,36 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas menguat, dengan Woodside Petroleum naik 1,11 persen, Oil Search naik 1,06 persen dan Santos naik 1,57 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia meningkat, dengan Wesfarmers naik 1,07 persen dan Woolworths naik 0,49 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, maskapai penerbangan nasional Qantas meningkat 0,18 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,84 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru