Bursa Australia Ditutup Naik, Indeks ASX 200 Bertambah 18,30 Poin

- Pewarta

Rabu, 13 Februari 2019 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Ditutup Naik, Indeks ASX 200 Bertambah 18,30 Poin

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Bursa Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa (12/2/2019), dengan keuntungan berbasis luas mengimbangi penurunan moderat di sektor keuangan.

Pada penutupan pasar, Indeks Acuan S&P/ASX 200 naik 18,30 poin atau 0,30 persen menjadi 6.079,10 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 20,10 poin atau 0,33 persen menjadi 6.148,70 poin.

Sebagian besar sektor membaik meskipun industri dan keuangan lebih rendah. Pertambangan berhasil membaik meskipun harga-harga komoditas lebih lemah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bijih besi terus menjadi penggerak besar, merosot 4,2 persen semalam,” kata Analis Pasar Commsec, Steven Daghlian seperti dikutip Xinhua.

Namun, “logam tetap dekat tertinggi dua tahun dan telah melonjak 14 persen dalam dua minggu setelah kecelakaan pertambangan yang mematikan di Brasil.”

Juga mendorong lebih tinggi adalah saham-saham energi dan jasa-jasa kesehatan, yang merupakan pendukung terbesar dari kenaikan pasar, sementara jasa-jasa komunikasi dan utilitas juga menguat.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot dengan Commonwealth Bank turun 0,66 persen, ANZ turun 0,30 persen dan National Australia Bank turun 0,58 persen, dan Westpac Bank turun 0,68 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan BHP naik 0,67 persen, Fortescue Metals turun 0,16 persen, Rio Tinto turun 0,20 persen dan penambang emas Newcrest naik 1,37 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas reli, dengan Oil Search naik 1,18 persen, Santos naik 1,89 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,58 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi, dengan Coles turun 1,21 persen dan Woolworths naik 0,23 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,31 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas kehilangan 1,77 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 1,26 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB