Mediaemiten.com, Sydney – Saham- saham Bursa Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (5//3/2019), karena saham sektor teknologi berbalik mundur dan sektor industri dan material anjlok.
Pada penutupan pasar, Indeks Acuan S&P/ASX 200 turun 18,10 poin atau 0,29 persen menjadi 6.199,30 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 21,10 poin atau 0,33 persen menjadi 6.281,40 poin.
Secara lokal, saham-saham pertambangan tetap di bawah tekanan sepanjang hari seperti halnya saham-saham industri dan consumer discretionaries, di sisi lain saham-saham kebutuhan pokok konsumen melonjak hampir satu persen, sejauh ini merupakan kenaikan terbesar pada indeks.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saham-saham energi termasuk Santos dan Woodside menguat setelah kenaikan 1,4 persen dalam harga minyak di AS, optimisme perdagangan China dan pengurangan pasokan OPEC,” kata Daghlian.
Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam dengan Commonwealth Bank naik 0,01 persen, ANZ turun 0,50 persen, National Australia Bank naik 0,32 persen dan Westpac Bank naik 0,04 persen.
Saham-saham pertambangan juga bervariasi dengan BHP turun 0,85 persen, Rio Tinto turun 0,85 persen, Fortescue Metals naik 1,72 persen, dan penambang emas Newcrest turun 0,25 persen.
Produsen-produsen minyak dan gas beragam dengan Oil Search turun 1,21 persen, Santos naik 1,60 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,34 persen.
Jaringan supermarket terbesar di Australia juga bervariasi dengan Coles turun 0,18 persen dan Woolworths naik 1,64 persen.
Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra naik 0,96 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas merosot 1,26 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,46 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)







