Bursa Australia Ditutup Melemah, Indeks ASX 200 Turun 18,10 Poin

- Pewarta

Rabu, 6 Maret 2019 - 01:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Ditutup Melemah, Indeks ASX 200 Turun 18,10 Poin

Mediaemiten.com, Sydney – Saham- saham Bursa Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (5//3/2019), karena saham sektor teknologi berbalik mundur dan sektor industri dan material anjlok.

Pada penutupan pasar, Indeks Acuan S&P/ASX 200 turun 18,10 poin atau 0,29 persen menjadi 6.199,30 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 21,10 poin atau 0,33 persen menjadi 6.281,40 poin.

Secara lokal, saham-saham pertambangan tetap di bawah tekanan sepanjang hari seperti halnya saham-saham industri dan consumer discretionaries, di sisi lain saham-saham kebutuhan pokok konsumen melonjak hampir satu persen, sejauh ini merupakan kenaikan terbesar pada indeks.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saham-saham energi termasuk Santos dan Woodside menguat setelah kenaikan 1,4 persen dalam harga minyak di AS, optimisme perdagangan China dan pengurangan pasokan OPEC,” kata Daghlian.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam dengan Commonwealth Bank naik 0,01 persen, ANZ turun 0,50 persen, National Australia Bank naik 0,32 persen dan Westpac Bank naik 0,04 persen.

Saham-saham pertambangan juga bervariasi dengan BHP turun 0,85 persen, Rio Tinto turun 0,85 persen, Fortescue Metals naik 1,72 persen, dan penambang emas Newcrest turun 0,25 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam dengan Oil Search turun 1,21 persen, Santos naik 1,60 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,34 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia juga bervariasi dengan Coles turun 0,18 persen dan Woolworths naik 1,64 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra naik 0,96 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas merosot 1,26 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,46 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB