Bursa Australia Dibuka Naik, Indeks ASX 200 Menguat 15,40 Poin

- Pewarta

Rabu, 12 Desember 2018 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Dibuka Naik, Indeks ASX 200 Menguat 15,40 Poin

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham pada Bursa Australia melanjutkan penguatan dengan dibuka lebih tinggi pada perdagangan Rabu pagi (12/12/2018), didukung saham energi dan teknologi yang memimpin kenaikan kuat.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 naik 15,40 poin atau 0,28 persen menjadi diperdagangkan di 5.591,30 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 14,40 poin atau 0,25 persen pada 5.665,60 poin.

“Laporan bahwa China sedang mempertimbangkan mengurangi tarif pada mobil buatan AS memberikan dukungan terhadap pasar semalam,” kata Analis Pasar CMC Markets, Michael McCarthy, seperti dikutip Xinhua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saham-saham Eropa melonjak, dipimpin oleh pembuat mobil, minyak, dan logam dasar terangkat, dan obligasi dilanda aksi jual.”

Pada indeks lokal, perawatan kesehatan berkontribusi terhadap peningkatan, begitu pula para penambang, dan utilitas juga terangkat.

Sektor keuangan cenderung datar, dengan saham-saham komunikasi dan konsumen bahan pokok melemah.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar sedikit lebih tinggi, dengan Commonwealth Bank naik 0,12 persen, ANZ naik 0,24 persen dan National Australia Bank naik 0,38 persen, namun Westpac Bank turun 0,32 persen.

Saham-saham pertambangan menguat, dengan BHP naik 0,88 persen, Fortescue Metals naik 1,21 persen, penambang emas Newcrest naik 0,05 persen dan Rio Tinto naik 1,11 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga terangkat, dengan Woodside Petroleum naik 1,00 persen, Oil Search naik 0,69 persen dan Santos naik 1,24 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles turun 1,09 persen dan Woolworths tidak berubah.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra jatuh 1,14 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 0,55 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 1,20 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB