Bursa Australia Dibuka Datar Meski Saham Bank dan Energi Menguat

- Pewarta

Senin, 15 April 2019 - 03:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka cenderung datar pada perdagangan Senin pagi (15/4/2019), dengan lonjakan saham-saham energi dan keuangan mengimbangi kerugian yang lebih luas.

Pada pukul 09.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 4,20 poin atau 0,067 persen menjadi diperdagangkan di 6.255,50 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 4,20 poin atau 0,066 persen pada 6.349,90 poin.

Pelemahan di sebagian besar indeks diimbangi oleh kenaikan oleh saham-saham bank dan perusahaan energi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harga minyak global naik pada Jumat (12/4/2019). Investor didorong oleh data ekspor China yang lebih baik dari perkiraan dan investor percaya bahwa sanksi-sanksi terhadap Venezuela dan Iran serta konflik di Libya akan terus membatasi pasokan minyak global,” kata analis pasar Commsec Craig James.

“Jumlah rig minyak AS yang beroperasi naik sebanyak dua rig pada minggu lalu menjadi 833 rig, berpotensi menyebabkan pasokan lebih tinggi di waktu mendatang.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat, dengan Commonwealth Bank naik 0,73 persen, Westpac Bank naik 0,58 persen, ANZ naik 0,92 persen dan National Australia Bank naik 0,61 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi, dengan Rio Tinto naik 0,71 persen, Fortescue Metals naik 0,87 persen dan BHP naik 0,35 persen, namun penambang emas Newcrest turun 2,39 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga meningkat, dengan Oil Search naik satu persen, Santos naik 0,57 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,22 persen.

Supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles naik 0,16 persen, dan Woolworths turun 0,05 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,30 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan 0,62 persen, dan perusahaan biomedis CSL turun 0,58 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB