MEDIA EMITEN – Ketersediaan beras pada gudang-gudang milik Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog), saat ini masih aman sampai Lebaran, termasuk di wilayah Jawa Barat.
Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar, Taufan Akib mengatakan ketersediaan di wilayahnya hingga 24 Maret 2021 mencapai 176.144 ton setara beras.
“Itu terdiri atas stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekitar 175.418 ton dan beras premium sekitar 726 ton,” katanya, Kamis, 25 Maret 2021 seperti dikutip mediemiten.com dari laman jabarprov.go.id.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Ridwan Kamil Targetkan TPPA Sampah Lulut Nambo Beroperasi Akhir 2021
Stok masih bisa bertambah karena penyerapan gabah petani juga terus dilakukan. Terlebih saat panen raya.
Menurut Akib, di Jabar, dengan tujuh gudang yang tersebar, kapasitas maksimal penyimpanan dapat mencapai 400 ribu ton.
Artinya, masih memiliki ruang untuk penyerapan pengadaan sekitar 225 ribu ton lagi.
Baca Juga:
Huawei Cloud Stack: “All for AI”, Era Baru Teknologi Cerdas
HUAWEI eKit Luncurkan Intelligent Office Solution 2.0, Hadirkan Akses Teknologi Cerdas bagi UKM
Soal penyerapan beras hasil petani, pihaknya mengoptimalkan peran Satuan Kerja (Satker) Pengadaan Gabah-Beras (ADA) dan Mitra Kerja Pengadaan, termasuk jaringan beserta Unit Pengolahan.
“Kami meningkatkan peran market intelligence, baik mandiri maupun bekerja sama dengan pihak lainnya. Seperti BPS (Badan Pusat Statistik), Dinas Pertanian Provinsi dan kota kabupaten,” kata Akib.
Itu menurutnya, untuk memperoleh data harga dan produksi lebih awal di lokasi yang segera, sedang panen, dan telah panen.
Tidak itu saja pihaknya pun melakukan penjajakan kegiatan on farm melalui pola kemitraan.
Bahkan, ucap Akib, pihaknya berkoordinasi dengan perbankan sebagai upaya menambah pelayanan hari dan jam layanan operasional aktivitas penyerapan.
Baca Juga: Warga Perumahan Dian Asri II Cibinong Dukung Pengurus RW Lawan Gugatan PT BPJ
“Jadi, menjelang Ramadan, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan beras,” ucapnya. (SAT)








