BRI dan BNI Akan Keluar Perlahan dari BRIS

- Pewarta

Rabu, 15 Februari 2023 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)/IST.

Foto ilustrasi: PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)/IST.

MEDIA EMITEN – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) perlahan bakal keluar dari struktur pemegang saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, mengungkapkan, nantinya, pemegang saham pengendali (PSP) masih akan dimiliki oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 

Ia menjelaskan, saat ini free float BRIS sudah mencapai 9,91% di pasar saham. Nantinya, porsi kepemilikan saham masyarakat akan terus ditambah ke depannya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiko menyatakan, akan tetap mempertahankan Bank Mandiri sebagai pemegang saham pengendali dan pemerintah akan tetap memegang saham dwiwarna.

“Memang BNI dan BRI keluar secara perlahan dari BSI. Ini akan kita lihat peluangnya pasarnya, bila BNI dan BRI mulai exit kira-kira siapa yang bisa menggantikan dan berapa besar sizenya,” ujar Tiko pada sela-sela acara BSI Global Islamic Finance Summit 2023 Rabu 15 Februari 2023..

Menurut dia, langkah itu merupakan strategi untuk mendorong pangsa pasar (market share) BSI di global. Sesuai dengan target menjadi Top 10 Bank Syariah Global di tahun 2025 mendatang.

“Kalau pemegang saham ini exit (BRI dan BNI) siapa yang bisa gantikan dan berapa size-nya. Ini berproses dan terus diskusi dengan yang potensial,” ucap Tiko.

Merujuk data RTI, kepemilikan saham BSI terdiri dari Bank Mandiri yang sebesar 51,47% atau menjadi PSP, kemudian BNI 23,24%, BRI sebesar 15,38%, serta masyarakat 9,91%.

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru